Ini Dia Kompensasi Yang di Berikan PT. KAI Kepada Warga Terkena Jalur Ganda

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Ini Dia Kompensasi Yang di Berikan PT. KAI Kepada Warga Terkena Jalur Ganda

REDAKSI
Rabu, 14 Februari 2018





SUKABUMI, cekupdate.com
PT. Kereta Api Indonesia (KAI) menggelar sosialisasi sekaligus memberikan informasi kepada warga benda yang terkena jalur kereta api ganda (double track) dari arah bogor menuju sukabumi yang rencananya akan di bangun pertengahan 2018.

Kegiatan sosialisasi tersebut tepatnya digelar di Aula Kantor Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang dihadiri ratusan warga benda yang terkena dampak jalur ganda tersebut, Rabu (14/02/2018).

"Hari ini kami menggelar sosialisasi sekaligus memberikan informasi kepada masyarakat bahwa program pemerintah membangun jalur ganda (Deuble track) ini untuk memberikan solusi kelancaran transportasi darat yang memang sudah mengalami kepadatan yaitu dengan cara membangun Jalan Tol dan Jalur Kereta Api Ganda," ungkap Deputy Executive Vice President II Operation Area 1 Jakarta Arie Soepriadi kepada Cekupdate.com di sela Acara.

Selanjutnya kata Arie, pihaknya juga menjelaskan bahwa tanah yang akan di gunakan jalur ganda tersebut adalah milik kereta api.

"Jadi tidak mungkin PT. KAI membeli tanahnya sendiri, oleh karena itu pihak kami hanya bisa memberikan kompensasi biaya bongkar," tuturnya.

Menurutnya, besaran biaya bongkar tersebut hanya sebesar 250 ribu Permeter dikali luas bangunan, namun kata dia pihaknya melalui Dirjen Perkeretaapian memohon kebijakan kepada pemerintah mengenai kompensasi tersebut.

"Akhirnya pemerintah menyepakati bahwa nilai kompensasi tersebut bertambah menjadi 400 ribu permeter. Dan hari ini sudah mendapat kesepakatan dengan  masyarakat," terangnya.

Kemudian lanjut dia, pihaknya nanti akan melakukan ukur ulang setelah luasnya di sepakati bersama, warga juga harus melengkapi KTP dan Nomer Rekening sebagai persyaratan administrasi.

"Nanti kami akan membayarnya via transfer, kemudian untuk batas waktunya sendiri akhir Februari bangunan tersebut harus sudah rata  dengan tanah. Terutama yang kami prioritaskan itu jalur kiri dari arah bogor menuju sukabumi yang akan di gunakan untuk jalur ganda. Dan rencananya tanggal 01 Maret pembanguan tersebut sudah mulai dilaksanakan," tutupnya.

Reporter : Fa'is