Kecewa Dan Merasa di Anak Tirikan, Masyarakat Desa Sekarwangi Tanam Pohon Pisang Di Jalan

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Kecewa Dan Merasa di Anak Tirikan, Masyarakat Desa Sekarwangi Tanam Pohon Pisang Di Jalan

REDAKSI
Jumat, 16 Februari 2018





SUKABUMI - cekupdate.com
Warga masyarakat dua RW yang berada di Kampung Batu Asih RW 15 dan RW 16 Desa Sekarwangi Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi mengadakan aksi penanaman pohon pisang di tengah jalan hal tersebut dilakukan adalah bentuk salah satu protes tidak adanya perbaikan diwilayah mereka, Jum'at, (16/02/18).

Selain menanam pohon Warga pun membuat tulisan di spandunk dengan tulisan " Kami Kecewa Sudah 5 Tahun di anak tirikan ", selain itu warga pun meminta perhatian dari Pemerintah.

Menurut salah tokoh masyarakat Dudin Baud (52) menerangkan, " Saya minta perhatiannya kepada pemerintahan di karenakan ini jalan Pemda kenapa ini di biarkan seperti ini seperti sawah kering, " terang Dudin dengan nada kesal.

"Apabila hujan, jalan ini sudah seperti sungai dialiri air mengalir, hal ini pun jelas bentuk kekecewaan kami masyarakat kepada Pemerintah agar di perhatikan ".

" Untuk Pak Bupati kami harapkan agar segera meninjau lokasi jalan ini untuk segera di perbaiki, kondisi jalan kami sangat-sangat memprihatinkan seperti ini, " terangnya pada cekupdate.com dilokasi.

Sementara itu salah satu warga RW 16 Caci (55) kita melewati jalan hancur ini setiap hari, sudah 2 tahun kondisi jalan ini. " Jalan ini menghubungkan Kecamatan Cibadak dan Kecamatan Cicantayan tapi kondisinya benar-benar memprihatinkan, " tegasnya.

Dirinya mengharapkan Bupati dan Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi agar secepatnya di perhatikan, apalagi para pengendara roda dua saat melintasi jalur ini sering mengalami kecelakaan.

" Kalau dilihat jalan ini seperti sungai kering dengan kondisi yang sangat memprihatinkan, harapan dari kami jelas ingin segera di perbaiki karena jalur ini sangat vital bagi masyarakat sekitar untuk beraktivitas dan menopang perekonomian kami masyarakat, " pungkasnya.

Reporter : Diki
Editor : Jack