Langgar UU ITE, Pemuda di Sukabumi Terancam Hukuman 6 Tahun Penjara dan Denda Rp 1 Miliar

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Langgar UU ITE, Pemuda di Sukabumi Terancam Hukuman 6 Tahun Penjara dan Denda Rp 1 Miliar

REDAKSI
Senin, 19 Februari 2018




SUKABUMI - cekupdate.com
Dinyatakan telah melanggar pasal 28 dan 45 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik karena menyebarkan berita bohong (hoax) terkait PKI di grup Facebook Co2 Palabuhanratu. Pemilik akun Facebook Rijalullah Agreen, RJ (28), terancam hukuman enam tahun penjara dan denda Rp1 miliar.

Hal tersebut diungkap oleh Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi, dalam press release yang digelar di halaman Mapolres Sukabumi, Palabuhanratu, Senin (19/2/2018).

Kapolres Sukabumi ini pun mengaku terus intensif mengawal aktivitas warganet di dunia maya. " Kami dari jajaran Polres Sukabumi terus intensif dan pro aktif mengawal semua aktivitas warganet, sejauh pantauan kami masih banyak pemilik akun dan pengelola grup media sosial yang masih menyebarkan berita hoax terkait PKI dan kriminalisasi ulama yang masih tersebar, " terang Nasriadi.

Nasriadi pun menambahkan bahwa pihaknya sampai saat ini belum ada laporan terkait ancaman terhadap para pemuka agama di wilayah hukumnya. 

" Kami pihak Kepolisian belum menerima laporan adanya ancaman kepada ustad atau ulama, walaupun ada Kami pihak Kepolisian akan mengambil tindakan tegas. Selain itu kami pun akan melakukan tindakan tegas kepada pemilik akun dan group warganet yang menyebarkan berita hoax yang dapat meresahkan masyarakat, " tegasnya.

Sementara itu RJ mengaku dirinya bertujuan mengingatkan masyarakat Palabuhan Ratu jika PKI sudah ada, dirinya pun mengaku mendapat info melalui isu orang-orang yang berpura-pura gila, RJ pun menyesal dengan apa yang sudah dilakukannya.

" Saya tadinya hanya ingin mengingatkan masyarakat dengan isu-isu yang saya dengar dari orang-orang, dan gambar yang saya posting saya ambil dari google, " kilahnya.

Reporter : M Fais/Dicky
Editor : Jack