Tahanan Kasus Narkoba Kabur, Ini Tanggapan Pihak Kejari Cibadak

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Tahanan Kasus Narkoba Kabur, Ini Tanggapan Pihak Kejari Cibadak

REDAKSI
Rabu, 28 Februari 2018






SUKABUMI - cekupdate.com
Terkait kaburnya tahanan kasus Narkoba saat hendak menjalani persidangan ke Lima pembacaan Pledoy atau Nota pembelaan atas nama Mochamad Eko (35) Warga Kampung Nyalindung, Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa 27 Februari Kemarin, inilah tanggapan Kasi Pidum Kejari Cibadak.

"Terdakwa kabur tak lama setelah turun dari mobil tahanan, ia mendobrak pintu mobil tahanan kemudian lari kebelakang pengadilan dan meloncati pagar," ungkap
Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri Cibadak Yeriza Adhytia saat ditemui Awak Media di Ruang Kerjanya, Selasa 27/02.

Menurutnya, dari hasil keterangan temannya yang sama - sama di Borgol di dalam Mobil Tahanan, yang bersangkutan sudah menggerakan tangannya sejak di perjalanan, namun temannya tersebut tidak mengetahui yang bersangkutan mau kabur.

"Sesampainya Mobil Tahanan tersebut di Pengadilan sesuai dengan SOP kami keluarkan Dua - dua tahanan tersebut dalam keadaan di borgol, namun terdakwa yang kabur tersebut mengeluarkan borgol dari tangannya secara paksa sejak di perjalanan akhirnya berhasil kabur.

Dirinya menjelaskan, terdakwa yang kabur tersebut terjerat kasus Narkotika jenis Sabu, dia di tuntut selama 13 Tahun penjara oleh Jaksa Penuntut, namun hari ini adalah agenda pembacaan pembelaan atau Pledoy oleh terdakwa.

"Yang bersangkutan hingga saat ini belum dapat ditemukan, hanya baru menemukan barang bukti satu buah baju yang digunakannya, yang temukan di lokasi pertama dia kabur," terangnya.

"Namun terjadinya peristiwa tersebut saya rasa pengaman sudah sesuai SOP, mulai dari lapas hingga sampai di pengadilan, didalam mobil, semua tahanan kita  borgol semua dengan jumlah 19 orang, menggunakan kendaraan yang kecil, dengan pengawalan 5 orang pegawai pengadilan dan 2 anggota polisi," pungkasnya.

Reporter : Dicky
Editor      : Fa'is