Dukung Pemberantasan Narkoba Bupati Cianjur Berencana Membangun Panti Rehabilitasi

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Dukung Pemberantasan Narkoba Bupati Cianjur Berencana Membangun Panti Rehabilitasi

REDAKSI
Jumat, 02 Maret 2018





CIANJUR - cekupdate.com
Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar gelar kunjungan kerja ke Kantor Badan Nasional Narkotika Kabupaten (BNNK) Cianjur yang berlokasi di Jalan Raya Cibeber KM. 02 Pasir Sembung Cianjur.

Dalam kunjungan tersebut Bupati menyampaikan bahwa, kunjungannya kali ini merupakan presentasi sistematika kaitan dengan pemusnahan atau penyalahgunaan Narkotika di Kabupaten Cianjur termasuk dari orang-orang yang sudah terindikasi penyalahgunaan barang haram tersebut.

"Alhamdulillah barusan sudah beres menyampaikan presentasi sistematika kaitan penyalahgunaan Narkoba termasuk perencanaan kedepan membuat panti rehabilitasi, untuk sementara disiapkan di tempat sekitar lapang badak putih", Ujar Bupati kepada awak media Jum'at (02/03/2018).

Bupati menuturkan pihaknya kedepan akan membuat konsep yang mencakup secara keseluruhan, mulai dari panti Rehabilitasi Penyalahguna Narkoba, Rehabilitasi HIV/Aids serta penyakit lainnya yang membutuhkan rehabilitasi tersebut.

"Rencana ada tanah Pemda di cilaku 10 hektar, akan dikaji dulu nanti cocoknya dimana yang memang potensi kerawanan penyalahgunaannya tinggi dan mudah-mudahan tahun depan bisa terealisasi," paparnya.

Lanjut Bupati, untuk pemetaannya pihaknya akan menunggu dari BNNK Cianjur yang membuat relawan di setiap Kecamatan.

"Untuk pemetaannya kita menunggu dari BNNK yang sudah membuat relawan" jelasnya.

Sementara Kepala BNNK Cianjur AKBP Basuki mengatakan, untuk penanganan Narkoba sedang dilaksanakan sinkronisasi dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten, karena menurut Basuki, hal tersebut tidak bisa dilakukan sendiri oleh BNNK sehingga dengan kehadiran Bupati ke BNNK merupakan strategi penanggulangan Narkoba ditingkat pelajar.

"Kita akan memberikan modul bagaimana cara penanggulangan Narkoba Sedini mungkin mulai dari tingkat TK, SD, SMP dan SMA. Modul tersebut sudah jadi dan kita serahkan ke Pemerintah dengan harapan kalau ada penyuluhan tidak hanya BNNK tapi masing-masing guru juga bisa mensosialisasikan dengan modul tersebut," paparnya.

Basuki menjelaskan, tingkat kerawanan penyalahguna Narkoba di Kabupaten Cianjur berdasarkan data di tahun 2017 yang terindikasi ada 3 Rincian diantaranya, yang dilakukan penindakan hukum ada 83 orang, kemudian rehab dan hanya dibina ada 800 orang, kemudian untuk yang tidak lapor kita indikasikan ada 84 orang, sehingga total ada 900 yang kita indikasikan.

"Untuk daerah yang diindikasikan Rawan Narkoba hampir di seluruh kecamatan, akan tetapi yang menjadi pemetaan memang ada beberapa kecamatan yang terindikasi menonjol seperti Cipanas, Cianjur, Ciranjang dan Cikalong, bahkan wilayah selatan pun sudah masuk peredaran penyalahgunaan Narkoba", ungkapnya.

Dengan demikian pihaknya akan terus melakukan upaya agar penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Cianjur bisa diminimalisir bahkan hingga tidak ada lagi penyalahgunaan barang haram tersebut.

Reporter : Dedy