Ironis, Puluhan Siswa SD di Sukabumi Belajar di Gudang, Lantaran Keterbatasan Ruang Kelas

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Ironis, Puluhan Siswa SD di Sukabumi Belajar di Gudang, Lantaran Keterbatasan Ruang Kelas

REDAKSI
Kamis, 01 Maret 2018





SUKABUMI - cekupdate.com
Puluhan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Cibadak yang berlokasi tepatnya di Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, terpaksa menjalankan aktivitas belajar di sebuah Gudang penyimpanan barang bekas milik sekolah lantaran keterbatasan Ruang Kelas.

Ironis, sekolah yang berdiri di pusat keramaian Kota Cibadak tersebut hanya memiliki Lima ruang kelas itupun berikut gudang dengan luas 6X5 yang di isi oleh 45 Siswa dengan jumlah siswa keseluruhan sebanyak 275 siswa.

"Kami terpaksa menggunakan gudang ini untuk sarana belajar Anak - anak kelas III, dan itu sudah berjalan sekitar 15 tahun kurang lebih," ungkap Kepala Sekolah SDN 3 Cibadak Asep Gunawan, S. Pd, MM saat di temui cekupdate.com di Ruang Kerjanya, Kamis (01/03/2018).

Menurutnya, sekolah tersebut hanya memiliki 5 ruang kelas berikut gudang tersebut, dengan jumlah siswa sebanyak 275 siswa.

"Sekolah ini dulu pernah mendapatkan bantuan dari Program Bina Lingkungan dari Bank mandiri tahun 2003, kemudian di tahun 2015 kembali mendapatkan bantuan dari Pemda untuk Rehab Kelas, Namun sampai saat ini kami belum mendapatkan kembali bantuan tersebut," tuturnya.

Dengan demikian, mengingat kondisi lahan sekolah tersebut cukup sempit dirinya berharap ke depan ada bantuan Ruang Kelas Tingkat (RKT) dari pemerintah agar semua siswanya dapat belajar dengan nyaman.

"Dengan kondisi seperti ini kami tidak bisa berbuat apa - apa, sekolah ini masih kekurangan Ruang Kelas, oleh karena itu mudah - mudahan pemerintah dapat memberikan bantuan untuk membangun sekolah ini, agar kegiatan belajar di sekolah dapat berjalan dengan baik," pungkasnya.

Sementara Geril Aulia Koswara siswa kelas III mengeluhkan kondisi tersebut, menurutnya dengan kondisi ruang kelas yang sempit suasana belajar sangat tidak nyaman ia rasakan.

"Jelas pak ruangan ini sangat sempit untuk duduk saja minimal harus bertiga atau berempat, dan kami kesulitan ketika mau menulis pelajaran, karena kondisinya sangat sempit dan sesak," pungkasnya.

Reporter : Dicky
Editor      : Fa'is