Kronologis Tertangkapnya 2 Pengedar Upal di Sukabumi

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Kronologis Tertangkapnya 2 Pengedar Upal di Sukabumi

REDAKSI
Senin, 12 Maret 2018





SUKABUMI - cekupdate.com
Tertangkapnya 2 pelaku pengedar Uang Palsu (Upal) di Kampung Ciangsana, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, bermula ketika pelaku berinisial SN (45) asal Jambi membawa sedikitnya 48 lembar uang palsu pecahan 50 ribu untuk di edarkan dengan cara membelanjakannya ke warung - warung milik warga.

Ketika sedang melakukan aksi berikutnya SN diikuti oleh Dua Pemuda selaku pemilik warung yang menjadi korban karena menerima uang palsu tersebut, kemudian Dua Pemuda tersebut berhasil memergoki SN saat kembali berbelanja di salah satu warung milik warga dan dia langsung menangkap serta memukuli pelaku tersebut.

"Awalnya saya tidak menduga bahwa orang itu pengedar uang palsu, saya kira dia hanya pembeli biasa saja bahkan saya tidak mengira yang dibelanjakannya itu uang palsu, ungkap salah Pemilik Warung Renita dan Mimah kepada cekupdate.com, Minggu (11/10/2018).

Selanjutnya kata dia, tiba - tiba datanglah 2 Pemuda kemudian dia langsung menahan serta menginterogasinya. "Ternyata ketika di periksa pelaku tersebut membawa uang palsu di dalam tasnya dengan nominal yang cukup banyak, kemudian setelah itu wargapun berdatangan melihat ada keramaian tersebut," tuturnya.


Lebih lanjut pemilik warung menjelaskan, kemudian wargapun langsung membawa pelaku tersebut ke Mapolsek Cikembar, agar pelaku tersebut dapat di proses secara hukum.

Sementara Kapolsek Cikembar AKP Idjubaedi mengatakan bahwa, ketika di lakukan periksaan terhadap pelaku, ternyata dirinya mengakui masih ada satu temannya yang ikut mengedarkan uang palsu tersebut yaitu di wilayah bogor. "Kemudian kami lakukan pengembangan akhirnya berhasil memburu satu pelaku berinisial OJ (40) yang berada di Daerah Bogor, dan berhasil kami amankan sekitar pukul 03:00 pada Sabtu 10/03 dini hari," jelasnya.

Dengan demikian, Kepolisian akan terus melakukan pengungkapan kasus tersebut semaksimal mungkin, agar pihaknya mengetahui ini merupakan sindikat atau hanya perorangan saja.

"Dari tangan kedua pelaku tersebut kami berhasil menyita barang bukti uang palsu senilai 5,4 Juta Rupiah. Dan ke Dua Pelaku tersebut akan kita jerat dengan pasal 36 ayat 3 Juncto pasal 26 ayat 3 dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda paling banyak 50 Miliyar Rupiah," pungkasnya.

Reporter : Ivan
Editor      : Fa'is