Material Proyek Jalan Simpang Mariawati Diduga Tidak Layak

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Material Proyek Jalan Simpang Mariawati Diduga Tidak Layak

REDAKSI
Rabu, 14 Maret 2018




CIANJUR - cekupdate.com
Bahan material pengerjaan proyek peningkatan Jalan, Jembatan dan Trotoar sepanjang Jalan Kawung Luwuk Simpang Mariwati, tepatnya di Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, diduga tidak layak.

Pasalnya proyek yang dikerjakan PT.Dollar Lestari Mandiri dengan waktu 120 hari yang menghabiskan anggaran 4,7 Miliyar bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun 2018 tersebut, diduga memakai bahan material yang tidak layak dan belum memiliki uji laboratorium.

Hal tersebut di ungkapkan Ardi (37) warga sekitar, dia merasa senang dibangunnya jalan tersebut, namun kata dia, dirinya kecewa atas pengerjaan proyek tersebut terkesan asal - asalan dengan memakai bahan material yang tidak layak menurutnya.

"Lihat saja pak pasir dan batu (sirtu) yang digunakan untuk dasar penambalan dasar saja kualitasnya sangat buruk," tuturnya kepada Cekupdate.com Selasa (13/3/2018).

Menurut Ardi, seharusnya bahan material yang di gunakan tersebut kualitasnya harus bagus dan sudah melalui standar uji Lab yang dikeluarkan Dinas Binamarga atau PU Kabupaten Cianjur.

"Jangan terkesan asal - asalan seperti ini, dan bahan material tersebut seharusnya bukan didatangkan dari pangkalan lokal. Masih mending materialnya kalau bagus, kondisi pasir sama batunya saja sudah bercampur tanah, bagaimana hasil pekerjaannya mau berkualitas," ketus sekertaris Ormas Gibas Sukaresmi tersebut.

Dirinya menambahkan, melihat kondisi seperti ini dalam waktu dekat, dirinya akan melaporkan dugaan penyimpangan proyek tersebut kepada Dinas terkait atau penegak hukum.

"Menurut saya sudah jelas ini pelanggaran dan harus di laporkan untuk segera di tindaklanjuti," tukasnya.

Sementara pelaksana kerja PT.Dollar Lestari Mandiri Gugun mengatakan bahwa,
dirinya tidak mengetahui permasalahan tersebut, menurutnya, dia hanya menjalankan tugas dari perusahaan.

"Masalah itu saya tidak tahu pak, saya hanya menjalankan tugas dari atasan untuk mengerjakan proyek ini," tutupnya.

Reporter : Dedy