PMII Cianjur Desak DPRD Sampaikan Penolakan Revisi UU MD3

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

PMII Cianjur Desak DPRD Sampaikan Penolakan Revisi UU MD3

REDAKSI
Senin, 05 Maret 2018




CIANJUR - cekupdate.com
Puluhan Anggota Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Cianjur gelar aksi unjuk rasa di sepanjang Jalan Abdulloh bin Nuh, menuju gedung DPRD Kabupaten Cianjur, Senin (05/03/2018).

Dalam aksi tersebut PMII menyuarakan penolakan terhadap revisi tentang Undang-undang MPR, DPR, DPRD, dan DPD (UU MD3) serta mendesak Anggota DPRD Kabupaten Cianjur untuk menyampaikan aspirasi dan penolakan terhadap aturan yang di buat DPR RI tersebut.

Ketua Umum PC PMII Cianjur M. Sopwanudin mengatakan, dirinya menolak dengan tegas pasal-pasal yang bertentangan dengan nilai-nilai demokrasi dalam revisi UU MD3 tersebut.

"Setiap Warga Negara berhak memberikan kritiknya terhadap kinerja Anggota DPR RI," ujarnya.

Menurutnya, kritik masyarakat tersebut tidak boleh dipandang sebagai bentuk penistaan terhadap anggota dan lembaga DPR, apalagi sampai dijerat hukum.

"Kami meminta Anggota DPRD Cianjur ikut menyuarakan penolakan revisi UU MD3 tersebut, sehingga menjadi bahan rujukan dan kekuatan bagi kami untuk melakukan pengawalan terhadap apa yang kami suarakan," jelasnya.

Ketika DPRD Cianjur menolak revisi MD3 tersebut menurutnya, tentunya itu merupakan sikap keberpihakan kepada rakyat, oleh karena itu kata dia, dirinya meminta DPRD teruslah berjuang untuk rakyat.

Kemudian selang beberapa jam orasi tersebut berlangsung, para peserta aksi unjuk rasa akhirnya diterima oleh Ketua  komisi I DPRD Cianjur M.Isnaeni, kemudian dirinya berjanji akan menyampaikan semua masukan dari para aktivis mahasiswa tersebut serta dirinya membuat pernyataan bahwa, Anggota DPRD Cianjur menolak revisi UU MD3.

"Kami (DPRD Cianjur) akan menindak lanjuti dan akan menyampaikan semua masukan tersebut, serta kami akan membuat surat pernyataan yang berisi keberatan terhadap revisi UU MD3, sesuai dengan aspirasi yang disampaikan mahasiswa," Tukasnya.

Reporter : Dedy
Editor      : M. Fa'is