Polres Sukabumi Kota Gelar Rekontruksi Pengerusakan Kantor Ormas Dan Satu Kendaraan

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Polres Sukabumi Kota Gelar Rekontruksi Pengerusakan Kantor Ormas Dan Satu Kendaraan

REDAKSI
Kamis, 29 Maret 2018



SUKABUMI - cekupdate.com
Jajaran Satreskrim Polres Sukabumi Kota Berhasil meringkus pelaku pengerusakan sekretariat ormas Gerakan Reformis Islam (Garis) beserta sebuah mobil angkutan umum yang dilakukan oleh gerombolan geng motor tepatnya di Jalan Raya Kota Paris, Kelurahan Kebonjati, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi.

"Pada tanggal 25 Maret 2018 sekitar pukul 04:00 pagi Kami telah melakukan penangkapan 11 orang yang mengaku sebagai geng motor yang diduga telah melakukan pengerusakan sebuah Rumah/pos beserta angkutan umum," ungkap  AKBP Susatyo Condro Purnomo kepada Awak Media saat menggelar Press Release tepatnya di halaman Mapolres Sukabumi Kota, Polda Jawa Barat, Rabu (28/03/2018).

Menurutnya, setelah dilakukan pendalaman dari 11 orang tersebut polres sukabumi menetapkan 2 orang tersangka diantaranya, berinisial YS (19) dan MIF (20). Adapun barang bukti yang berhasil disita dari kedua pelaku tersebut sebilah Arit dan Samurai yang dijadikan alat pada saat melakukan pengerusakan.

"Pelaku tersebut mengaku bahwa sebelum melakukan pengerusakan dirinya pernah diserang oleh kelompok lain sesama geng motor, kemudian mereka melakukan balas dendam namun ternyata salah sasaran. malah mereka merusak angkutan orang lain. Tentunya aksi seperti itu sudah jelas meresahkan masyarakat," terangnya.

Selanjutnya kata Kapolres, setelah pihaknya melakukan penangkapan kemudian semua pelaku tersebut di Tes Urine, ternyata hasilnya sebelas orang tersebut positif menggunakan Narkoba atau Obat- obat terlarang sehingga memancing mereka untuk bisa mengekspresikan amarahnya tanpa rasa takut sedikitpun.

"Terkait Saksi - saksi pengerusakan yang diduga positif menggunakan narkoba, apabila mereka dibawah umur kita akan ikuti prosedurnya dan tentunya kami akan berkoordinasi dengan pihak  BNNK Sukabumi untuk bisa melakukan Rehabilitasi terhadap para tersangka ini karena mereka masih duduk di bangku SMP," jelasnya.

Lebih lanjut kata Kapolres, tentunya hal ini  menunjukan bahwa, Polres Sukabumi berkomitmen memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, sehingga aksi kekerasan apapun oleh kelompok manapun akan kami tindak dan melakukan proses hukum sesuai prosedur.

"Dan kedua tersangka pengerusakan tersebut YS (19) dan MIF (20) di ancam dengan Pasal 406 KUHP dengan Pidana Penjara paling lama 2 tahun 8 bulan, kemudian untuk kepemilikan senjata tajamnya di ancam dengan Pasal 2 ayat 1 UU Darurat No 12 tahun 1951, barang siapa yang membawa, memiliki, menguasai Senjata Tajam tanpa Ijin dan bukan peruntukannya diancam dengan hukuman Penjara paling lama 10 tahun," pungkasnya mengakhiri.

Reporter : DS
Editor      : Fa'is