Sangsi Pidana Menanti Warga Yang Belum Mendaftar BPJS di 2019

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Sangsi Pidana Menanti Warga Yang Belum Mendaftar BPJS di 2019

REDAKSI
Kamis, 29 Maret 2018




SUKABUMI - cekupdate.com
Saat menggelar sosialisasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular ( P2PTM) yang digelar Kementrian Kesehatan, bekerjasama dengan Anggota DPR RI Komisi IX Ribka Tjiptaning Ploretariyati yang membidangi kesehatan,
Direktur P2PTM Kemenkes RI Asjikin Iman Dahlan, selain memaparkan mengenai pencegahan penyakit tidak menular tersebut juga dirinya mengajak semua masyarakat untuk segera mendaftar menjadi Peserta BPJS.

"Dengan mendaftar BPJS tentunya itu  akan melindungi kita untuk membiayai kesehatan, oleh karena itu segeralah daftarkan keluarga anda menjadi Anggota BPJS karena di Akhir 2019 nanti sangsinya yang tidak mengikuti BPJS tersebut akan dipidana," ungkap Direktur P2PTM Kemenkes RI Asjikin Iman Dahlan di sela kegiatan sosialisasi yang digelar di Gor Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (28/03/2018).

Menurutnya, kenapa BPJS membuat aturan sangsi pidana, agar kita mengerti bahwa prinsip asuransi itu memang seperti itu. "Yang sehat membiayai yang sakit, yang kaya membiayai yang miskin kemudian yang muda membiayai yang tua, walaupun tidak selalu yang muda membiayai yang tua," tuturnya.

Oleh sebab itu kata Asjikin, prinsip inilah yang harus kita pegang bukan semata - mata sangsinya yang kita tekankan. "Diharapkan 2019 nanti semua Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Asing yang sudah lebih dari 6 bulan tinggal di Indonesia itu harus menjadi Anggota BPJS," terangnya.

Lebih lanjut Asjikin menambahkan, klaim rumah sakit dibayarkan oleh pemerintah kekurangannya itu mulai dari 2015, 2016, 2017.

"kenapa demikian karena belum semua masyarakat sadar ketika membayar premi kita sudah mendapat jaminan, tetapi umumnya masyarakat indonesia itu kalau sakit baru bayar premi padahal tidak bisa begitu, premi tersebut harus tetap dibayar meskipun kita dalam keadaan sehat," pungkasnya.

Reporter : Fa'is