Tagih Janji Kuota, Pangkalan Gas H. Mamad Malah di PHU Agen

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Tagih Janji Kuota, Pangkalan Gas H. Mamad Malah di PHU Agen

REDAKSI
Jumat, 02 Maret 2018





CIANJUR - cekupdate.com
Buntut ditagih janji terkait penambahan kuota, pangkalan gas elpiji 3 kg milik H. Mamad yang berlokasi di Desa Kertasari, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur malah langsung di Putus Hubungan Usahanya (PHU) oleh Agen PT. Petra Irene Energi.

Hal tersebut dikeluhkan Mamad selaku pemilik pangkalan bahwa, PHU tersebut dinilai sepihak, karena di akibatkan ia selalu menanyakan penambahan kuota yang di janjikan agen tersebut.

"Wajar dong pak saya menanyakan tambahan kuota tersebut, karena uang sebesar 250 juta sudah masuk sebagai jaminan tambahan, namun anehnya kuota tambahan sebanyak 280 tabung tak kunjung diberikan," ungkapnya kepada cekupdate.com di kediamannya Jum,at (02/03/2018).

Mamad menuturkan bahwa, kerjasama pendistribusian gas elpiji 3 kg dengan PT. Petra Irene Energi tersebut sudah di jalani sejak 3 tahun lalu dengan syarat menyerahkan uang sebagai jaminan.

"Waktu itu saya sepakat memberikan uang jaminan sebesar Rp 400 juta, dengan perjanjian di Notaris dan akan dikirim sebanyak 560 tabung/hari," jelasnya.

Selanjutnya kata dia, setelah 1 tahun lebih Agen tersebut kembali meminta jaminan tambahan sebesar 250 juta dengan perjanjian akan memberi tambahan kuota sebanyak 280 tabung/hari.

"Lalu uang jaminan tambahan tersebut saya serahkan pada tanggal 11 Mei 2016 sebesar 170 juta, dan sisanya 80 juta lagi saya bayar 25 Mei 2016," ujarnya.

Namun sayangnya kuota tersebut tidak pernah satupun bertambah sampai saat ini, meskipun dirinya sering menanyakan ke Agen prihal penambahan kuota yang dijanjikan tersebut.

"Pihak Agen hanya memberikan Janji palsu saja ke saya," kesalnya

Lebih lanjut kata Mamad, akhirnya pangkalan yang dirintisnya sejak 2015 tiba - tiba di PHU oleh Agen tersebut secara sepihak, kemudian kata dia pihak agen berjanji akan mengembalikan semua uang jaminan Tiga Bulan ke depan.

"Ternyata uang jaminan yang di kembalikan pihak agen baru 100 juta, dan sisanya belum sampai saat ini," pungkasnya.

Sementara sampai diturunkannya berita ini belum ada tanggapan dari Manager PT Petra Irene Energi Asep Setiawan, karena pada saat ditemui wartawan dirinya sedang tidak ada, begitupun ketika dikonfirmasi via seluler Asep tidak mengangkatnya.

Reporter : Dedy
Editor      : Fa'is