19 Orang di Panggil Kejaksaan Negeri Cibadak, Pada Dugaan Tipikor Ex HGU PT Tenjo Jaya

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

19 Orang di Panggil Kejaksaan Negeri Cibadak, Pada Dugaan Tipikor Ex HGU PT Tenjo Jaya

REDAKSI
Kamis, 05 April 2018



SUKABUMI - cekupdate.com
Dugaan tindak pidana korupsi atas hilangnya penguasaan hak atas tanah negara seluas 299 Ha yang terletak pada bekas HGU PT. Tenjojaya Desa Tenjojaya Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi yang dilakukan oleh (IR)  selaku Kasi Hak Tanah dan Pendaftaran Tanah pada kantor  BPN Sukabumi tahun 2012 s/d 2013 hari ini digelar kembali dengan memanggil sejumlah saksi oleh Kejaksaan Negeri Cibadak, Kamis (05/04/2018).

Surat panggilan saksi tersebut berdasarkan surat perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Cibadak Nomor : PRINT-49/0.2.32/Fd. 1/03/2018 tanggal 29 maret 2018 atas nama tersangka IIM ROHIMAN,  SH., MH selaku Kasi Hak Tanah dan Pendaftaran Tanah pada Kantor BPN Kabupaten Sukabumi, yang ditujukan kepada Kepala Desa Tenjojaya dalam rangka bantuan pemanggilan Saksi tertanggal 02 april 2018. 

19 (sembilan belas) orang warga Desa Tenjojaya yang dipanggil sebagai saksi dalam proses hukum ini diantaranya Syarifudin,  Karmawan,  Ujang Mulyana,  Tedi Priyatna,  Oman,  Nanang Widiana,  Komar Rusmawan,  Deden S,  Hapid,  Tama Sudrajat,  Muhamad Ali,  Ahyar bin mali,  Dodo Irawan,  Ujang Entah,  Utom Rustomi,  Rudi Eam,  Tukiman,  Renal Aditia Rahman dan Eeng Suhendi.

Saat dikonfirmasi oleh cekupdate.com melalui telepon celuler kepada salah satu saksi yang dipanggil yang sudah dimintai kesaksian oleh tim penyidik Kejaksaan Negeri Cibadak Utom Rustomi (45), " Saya dipanggil dan dimintai kesaksian terkait dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Oknum BPN,  saya hanya ditanyai beberapa pertanyaan terkait dengan kegiatan garapan lahan yang saya kelola dan hubungan kenal atau tidak saya dengan pelaku.  Itu saja, " tukasnya.


Sementara itu ditempat terpisah tim cekupdate.com juga menemui Jamaludin Azis (Kepala Desa Terpilih pada PAW)  yang kebetulan ikut mengantar warga Desa nya yang dipanggil untuk dimintai kesaksian, "Benar saya ikut tadi ke Kejaksaan,  tapi saya hanya mengantar mereka, " terangnya.

Di singgung apa saja yang ditanyakan Pihak Kejaksaan dirinya mengungkapkan, " Mengenai pemeriksaan saya kurang tahu, apa yang diperiksa dan pertanyaan apa saja yang diberikan kepada para saksi, " tegasnya.

Dirinya pun menambahkan disaat perjalanan sempat menanyakan ke salah satu saksi, " Menurut saksi yang kebetulan saya antar bahwa mereka di beri pertanyaan seputar kenal atau tidaknya dengan oknum BPN tersebut, " pungkasnya.

Reporter : Wandi/M Afnan
Editor : Jack