Belum Dapatkan Hak, Ratusan Buruh Demo perusahaan Rambut Palsu

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Belum Dapatkan Hak, Ratusan Buruh Demo perusahaan Rambut Palsu

REDAKSI
Rabu, 11 April 2018



SUKABUMI - cekupdate.com 
Ratusan buruh PT. NINA Venus I gelar aksi unjuk rasa dihalaman perusahaan yang berada di Jalan Angkrong Desa Sundawenang Kecamatan Parungkuda Kabupaten Sukabumi, Selasa, (10/04/18).

Pantauan dilokasi sejumlah buruh menuntut upah dan pemberhentian sepihak oleh perusahaan, para pendemo pun menduga pihak perusahaan tidak membayar upah selama satu bulan kerja.

" Yaa jelas kecewalah, harapannya upah yang belum dibayar tolong dibayarkan dan jangan ada pemberhentian sepihak, " tutur Rina salah satu yang di berhentikan perusahaan.

Sementara itu menurut HRD PT Nina Venus Indonesia I, Rudi Hermawan mengatakan,
400 karyawan sudah selesai kontrak dari pertanggal 01 Maret dan 4 April ini. 

" 400 Karyawan tersebut merupakan karyawan yang telah habis masa kontraknya, baik itu karyawan tetap maupun karyawan kontrak dan mereka sudah membuat Surat Pengunduran Diri (SPD) yang diajukan kepada pihak Perusahaan, " terangnya. 

Musibah kebakaran yang terjadi di Perusahaan pusat berimbas ke Perusahaan cabang, tentunya untuk pembayaran gajian pada karyawan tersebut tersendat karena program pembayaran gaji ikut terbakar.

" Perusahaan pusat kita di Jakarta mendapat Musibah kebakaran di tanggal 31 Maret kemarin, tentunya hal tersebut juga berdampak bagi kami karena sebuah program di sana yang biasa nya update karyawan yang mendapatkan gaji ikut terbakar, " terang Rudi.

Tapi kita akan mengusahakan dengan maksimal agar permasalahan ini cepat selesai, untuk teknis pembayarannya kita akan transfer via rekening ATM masing masing karyawan.

" Kita akan usahakan secepatnya misalkan hari ini atau besok programnya sudah bisa di akses kita akan bayar namun apabila tidak bisa kita akan berikan pinjaman sesuai hari kerja bagi karyaean yang di keluarkan atau SPD tapi itu pun yang memiliki rekening. Untuk sisa gaji nya kita pasti bayar setelah slip gajinya sudah keluar, " pungkasnya.

Seentara itu pantauan dilokasi aksi, sejumlah aparat kepolisian berjaga berlangsungnya aksi karyawan yang menuntut haknya.

Reporter : CU5