Berprofesi Sebagai Dukun Cabul Seorang Pria Diancam 7 Tahun Penjara

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Berprofesi Sebagai Dukun Cabul Seorang Pria Diancam 7 Tahun Penjara

REDAKSI
Senin, 23 April 2018



SUKABUMI - cekupdate.com
AR (43) terpaksa digelandang warga ke Mapolsek Cibadak lantaran diduga berprofesi sebagai Dukun Cabul. AR membuka praktek di rumah kontrakannya yang berlokasi dikawasan Pabrik PT Muara Tunggal, Kampung Kebon Randu, Kelurahan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

"Saat ini kami (Kepolisian) masih melakukan pemeriksaan secara intensif terutama terhadap korban pencabulan yang di lakukan tersangka berinisial AR," ungkap Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi saat menggelar Press Release di Mapolsek Cibadak, Polres Sukabumi, Jawa Barat, Senin (23/04).

Menurutnya, pihak kepolisian masih memintai keterangan terhadap tersangka dimana ia melakukan pencabulan terhadap semua korbannya.

"Dan hingga saat ini baru ada 3 korban yang melaporkan perbuatan AR tersebut dan kami masih menunggu korban lainnya yang karena berdasarkan informasi masih ada beberapa korban lainnya, namun mereka malu melaporkannya ke pihak kepolisian, dan rata - rata yang menjadi korban tidak lain ialah temen satu pekerjaan dengan isteri tersangka AR," terangnya.

Selanjutnya kata Kapolres, rata - rata korban tersebut mempunyai permasalahan asmara, mulai dari putus cinta hingga perceraian, kemudian kata Kapolres, Isteri tersangka membujuknya agar temannya tersebut berobat kepada suaminya.

"AR sendiri melakukan pengobatannya malam hari mulai dari pukul 23:00 WIB hingga pukul 02:00 dini hari, dan tersangka AR memperlakukan korbannya dengan cara membawanya ke sebuah kosan dan membuka pakaian serta meraba semua tubuh korban," jelasnya.

Kemudian setelah itu korban baru menyadari bahwa dirinya menjadi korban pelecehan. Kemudian mereka melaporkan kejadian tersebut ke Rt, dan Pak lurah dan melaporkannya ke pihak kepolisian.

"Lalu kepolisian di bantu warga menggiring tersangka ke Polsek Cibadak untuk dilakukan pemeriksaan serta demi  mempertanggung jawabkan perbuatannya," tegasnya.

"Dan tersangka AR diancam dengan pasal 289 dan 292 KUHP dengan ancaman 5 hingga 7 tahun penjara. Dan pelaku juga dikenakan pasal ancaman kekerasan karena AR mengancam kepada korbannya, kalau tidak mau menuruti kemauannya maka karir kehidupan serta urusan asmaranya akan hancur berantakan," pungkasnya.

Reporter : Ivan
Editor      : Fa'is