Jelang UNBK, Orang Tua Siswa Rela Gendong Anaknya Hingga Ke Sekolah

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Jelang UNBK, Orang Tua Siswa Rela Gendong Anaknya Hingga Ke Sekolah

REDAKSI
Kamis, 26 April 2018



https://www.technonews.my.id
SUKABUMI - cekupdate.com
Jelang Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Ibu Utih (45) warga Kampung manggis, rela menggendong anaknya Desi Maharani (15) berangkat ke sekolah MTS Attaqwa yang berlokasi di Kampung, Manggis Hilir, Rt 03/03 Desa Benda,  Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat lantaran anak tersebut menderita penyakit Kelenjar Getah Bening hingga mengakibatkan Desi tidak bisa berjalan secara normal.

"Sudah 4 tahun ini anak saya menderita penyakit Kelenjar Getah Bening. Pasca operasi yang dilakukan 3 bulan lalu hingga saat ini ia masih belum bisa bejalan," ungkap Utih Ibu Kandungnya kepada cekupdate.com, Kamis (26/04).

Menurutnya, saat ini Desi sering mengalami pusing dan tubuhnya merasa lemas. Namun kata dia, anaknya tersebut meskipun sakit tidak mau ketinggalan pelajaran sekolah apalagi saat ini menjelang UNBK.

"Oleh karena itu saya selalu menggendongnya hingga ke depan Sekolah, serta terus mendampinginya hingga pulang nanti. Meskipun kadang Desi juga selalu di jemput dan diantarkan ke rumah oleh pihak sekolah, karena melihat semangat belajar Desi yang tidak pernah mau bolos," terangnya.

Sementara Kepala Sekolah MTS Attaqwa Dudeh Suniaga menambahkan bahwa, semangat belajar yang dimiliki Desi itu sangatlah luar biasa, meskipun dirinya harus berjuang melawan penyakit yang dideritanya.

"Semangat belajar Desi sangatlah luar biasa, dan dia juga termasuk Siswi berprestasi. Dan ia sangat baik serta mudah bergaul bersama temannya, Namun karena ia mengalami sakit beberapa bulan lalu akhirnya siswi kami itu terpaksa harus menjalani operasi di salah satu Rumah Sakit di Bogor," ujarnya.

"Mudah - mudahan Desi lekas sembuh seperti sedia kala, agar ia bisa melakukan aktivitas belajar seperti biasa. Dan saya berharap semangat belajar Desi dapat ditiru oleh siswa - siswi lain di sekolah ini," harapnya.

Reporter : Ivan
Editor      : Fa'is