Kontraktor Kecam dan Tagih Hutang Perum Simpenan

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Kontraktor Kecam dan Tagih Hutang Perum Simpenan

REDAKSI
Jumat, 27 April 2018



SUKABUMI - cekupdate.com
Kontraktor kecam dan tagih hutang Perum Simpenan Residence di Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Rabu (25/4/2018). 

Keluhan kontraktor ini sudah dirasakan hampir 4 tahun lalu dan sampai saat ini pihak developer perumahan yakni PT Anugrah Karya Trimitra  belum juga ada kejelasan pembayaran kepada pihak CV Kurawa Peduli sebagai kontraktor.

"Padahal sebelumnya kami sudah mengerjakan perumahan sesuai kontrak bahkan sebagian sudah akad. Namun sampai saat ini developer masih belum membayar hak kami," ujar Kuasa Hukum CV Kurawa Peduli, M. Tahsyin Roy kepada wartawan.

Dirinya pun menegaskan, dari awal tahun 2014 kontrak kerja dengan pihak developer tersebut sampai sekarang baru ada satu kali pembayaran. Sedangkan, sisanya belum juga dibayar dan unit perumahan sudah dikerjakan sesuai kontrak yang kita sepakati.

"Terhitung kurang lebih Rp. 1,3 miliar hutang developer terhadap kami yang sampai saat ini masih belum ada kejelasan pembayarannya," jelasnya.

Roy pun menambahkan, kliennya jelas sangat dirugikan, dari mulai perputaran uang dan materi. Dengan demikian pihak kita akan terus mendesak pihak Perumahan agar segera melunasi sangkut paut hutang tersebut.

"Kami pun sempat melakukan mediasi berkali-kali dengan pihak perumahan. Akan tetapi, sampai saat ini masih nihil terkait kapan pihak Perum akan membayar hutangnya," terang Roy. 

Dirinya pun menilai, pihak Bank BTN juga dinilai tidak menghiraukan Standing Instruction dari Developer untuk membayarkan sejumlah uang senilai kontrak per unit dari hasil pencairan akad kredit KPR konsumen yang sudah mengisi unit perumahannya.

"Dengan hal itu klien kami mengalami kerugian, padahal Perumahan yang sudah di bangun telah terjual ke pihak konsumen, " tukasnya.

Sementara itu saat tim memghubungi  pihak bank BTN Cabang Bogor juga tidak banyak komentar. Padahal, persoalan pembayaran tersebut seharusnya dapat dicarikan solusi cepat. Karena, program perumahan ini masih program percepatan pemerintah dalam mewujudkan kesejhteraan masyarakat. 

Dalam pesan whatsappnya salah satu perwakilan Bank BTN Bogor, Yanto menjawab "Nanti saya kabarin pak," singkatnya.

Sumber : Tim cekupdate.com