Penemuan Mayat Tanpa Busana Gegerkan Warga Cicurug

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Penemuan Mayat Tanpa Busana Gegerkan Warga Cicurug

REDAKSI
Kamis, 19 April 2018



SUKABUMI - cekupdate.com
Warga Kampung Bangkongreang Rt 03/04 Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi digegerkan dengan sesosok mayat tanpa busana yang ditemukan di sebuah kontrakan milik warga pada Rabu 18 April 2018 malam tadi.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun cekupdate.com, penemuan mayat tersebut bermula ketika pemilik kontrakan sedang mengecek saluran air yang diduga terdapat kebocoran di salah satu kontrakannya.

"Awalnya saya sedang memeriksa kebocoran air karena toren yang saya isi tidak pernah penuh, ternyata ketika di lakukan pengecekan ada keran yang di biarkan terus terbuka di salah satu kontrakan," ungkap Lina pemilik kontrakan kepada cekupdate.com. Kamis (19/04).

Selanjutnya kata dia, dirinya mencoba mengetuk kamar tersebut namun sama sekali tidak jawaban, kemudian kata dia, dirinya meminta bantuan ke tetangga untuk membongkar pintu tersebut karena di khawatirkan penghuni kamar itu sedang keluar dan lupa menutup keran airnya.

"Saya kaget pak ketika pintu tersebut berhasil di dobrak kemudian saya masuk dan mengeceknya ke kamar mandi ternyata penghuninya sudah tergeletak di kamar mandi," tuturnya.

Kemudian lanjut dia, setelah mengetahui hal tersebut dirinya langsung minta tolong kepada warga serta langsung memberitahukan kepada Ketua RT untuk melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

"Saya langsung memberitahukan ke pak RT setempat untuk di laporkan ke Polsek Cicurug. Tak lama kemudian Polisi pun datang ke lokasi, kemudian langsung mengevakuasi mayat tersebut dan di bawa ke RSUD Sekarwangi untuk di otopsi," terangnya.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Cicurug IPDA Erman S.H menyampaikan bahwa, berdasarkan keterangan informasi yang di dapat di lokasi korban tersebut baru tinggal di kontrakan itu kurang lebih sekitar seminggu.

"Informasinya korban baru seminggu tinggal disitu dan korban bernama Ahmad Hermi Djumhari (55) yang berprofesi sebagai sopir angkutan umum, kemudian hingga saat ini belum di temukan ada dugaan pembunuhan terhadap korban," tutupnya mengakhiri.

Reporter : Ivan
Editor      : Fa'is