Terjadi Perbedaan Harga Kompensasi Proyek Jalur Kereta Api Ganda di Cicurug

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Terjadi Perbedaan Harga Kompensasi Proyek Jalur Kereta Api Ganda di Cicurug

REDAKSI
Rabu, 04 April 2018



SUKABUMI - cekupdate.com
Dalam rangka melakukan peninjauan Proyek Jalur Kereta Api Padat Karya yang dilakukan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama Dirjen Perhubungan serta Dirjen Kereta Api. yang berlokasi tepatnya di Kampung Pamoyanan Rt.04/02, Kelurahan Cicurug, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Ketika disinggung terkait kompensasi warga yang terkena jalur Double Track dan belum ada pembayaran dari pihak PT. Kereta Api Indonesia (KAI). lantas Menteri Perhubungan menjawab bahwa, terjadi perbedaan harga yang diijinkan dengan ekpektasi masyarakat.

"Ada perbedaan harga yang diijinkan dan kami sedang meminta landasan hukumnya yang akan kita tempuh dalam waktu 1 sampai 2 minggu ke depan," terangnya kepada Awak Media di lokasi, Rabu (04/04/2018).

Selanjutnya kata Menhub, tentunya warga juga jangan menggunakan aji mumpung, karena menurutnya, ini bukan proyek pemerintah sendiri melainkan untuk kepentingan masyarakat semua. "Dan itu Tanah Kereta Api bukan tanah milik mereka, jadi kami meminta masyarakat bisa koperatif," pintanya.

Menurutnya, sementara ini jalur kereta Sukabumi - Bogor tersebut hanya memiliki 6 gerbong dengan 3 kali beroperasi perhari.

"Ketika dikalikan berarti hanya 18 rangkaian perhari. Namun jika proyek tersebut sudah rampung jalur Kereta Api Bogor Sukabumi itu bisa menjadi 2 kali lipat yang tadinya 3 kali perhari bisa jadi 6 kali beroperasi, kemudian tadinya 6 gerbong bisa kita tambah menjadi 8, jadi sekitar 48 rangkaian perhari bahkan menjadi 100 rangkaian pun bisa di upayakan," teganya.

Dengan demikian Menteri Perhubungan berharap setelah proses landasan hukum itu selesai ada kecocokan di masyarakat.

"Saya berharap masyarakat merasa cocok dengan harga yang ditentukan pemerintah nantinya," tutupnya mengakhiri.

Reporter : Fa'is