Warga Khawatir Jalan Hancet Hanjawar Pacet Sering Longsor

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Warga Khawatir Jalan Hancet Hanjawar Pacet Sering Longsor

REDAKSI
Selasa, 17 April 2018



CIANJUR - cekupdate.com
Kondisi jalan Hanjawar-Pacet tepatnya Desa Pakuon Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Cianjur mengalami longsor. Tanah pinggir jalan terus ambrol, sehingga membuat para pengendara khawatir kejadian tak diinginkan.

Menurut Saefudin (47) warga mengatakan, sekitar kondisi Jalan Hancet tepatnya di depan Villa Aquilla mengalami longsor dan dikhawatirkan akan terus bertambah jika tidak adanya penanganan dari pemerintah setempat.

"Baru beberapa hari ini, longosoran semakin bertambah. Dan saya pun merasa khawatir longosran itu memakan badan Jalan Hancet, hingga akses jalan terputus," paparnya Selasa (17/4/2018).
Dia menuturkan, selama ini belum adanya penanganan dari pemerintah, bahkan untuk pemasangan papan peringatan hati-hati jalan longsor pun dia yang membuatnya.

"Saya sendiri yang membuat papan peringatan hati-hati disana. Terangsaja tidak adanya tindakan dari pemerintah pun membuat kami binggung sekaligus khawatir," ungkapnya.

Dia sangat mengharapkan pemerintah bisa mengambil tindakan. Lantaran, jika tidak dikhawatirkannya bisa membahayakan pengendara.

"Apalagi dipinggir jalan itu adalah jurang kedalaman lebih dari delapan meter. Maka saya harapkan pemerintah ada tindakan," imbuhnya.

Sementara itu,Ujang (35) salah seorang pengguna jalan Hancet menuturkan takut saat melintasi jalan itu. Pasalnya, pinggir jalan itu langsung menghadap ke jurang tidak ada pembatas jalan sama sekali.

"Memang saya liat tanah disana sangatlah labil, makanya dikhawatirkan luasan longsoran bisa semakin bertambah, dan bisa berujung pada korban jiwa," ujarnya.

Diakuinya,saat malam hari apalagi jalanan tersebut sangat gelap karena tidak adanya penerangan jalan umum. Pihaknya mendesak pemerintah untuk bisa mengatasinya, jangan membiarkanya.

"Ini demi keselamatan jiwa juga. Kalau saja sewaktu-waktu mobil dengan muatan yang berat lewat sini hingga terperosok siapa yang mau disalahkan," pungkasnya.

Reporter : Dedy
Editor : Jack