Dinsos Jawa Barat : Kabupaten Cianjur Wilayah Paling Rawan Bencana

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Dinsos Jawa Barat : Kabupaten Cianjur Wilayah Paling Rawan Bencana

REDAKSI
Sabtu, 12 Mei 2018



CIANJUR - Cek Update
Kabupaten Cianjur mendapat predikat daerah paling rawan bencana di provinsi Jawa Barat. Diantaranya banjir dan longsor merupakan bencana yang sering menimpa Kabupaten Cianjur.

" Wilayah pemukiman warga yang dekat dengan hutan masih menjadi kawasan rawan bencana," tutur Dalily bagian Kebencanaan Dinsos Provinsi Jawa Barat kepada cekupdate.com saat kegiatan penyuluhan kampung siaga di Desa Batulawang Kecamatan Cipanas Kabupaten Cianjur beberapa waktu lalu, Sabtu (12/5/2018).

Dalily menjelaskan untuk di Jawa Barat sendiri selain Kabupaten Cianjur yang kerap terjadi adanya pergerakan tanah adalah Sumedang, Majalengka, dan kawasan Priangan Timur.

" Makanya mengantisipasi dan meningkatkan kewaspadaan di daerah rawan bencana saya kembali mendatangi Desa Batulawang Kabupaten Cianjur untuk memberikan pemahaman di mana desa tersebut sering terjadi pergerakan tanah, " tukasnya.

Dalily menjelaskan,sesuai data dinas sosial bahwa Desa Batulawang sering terjadi pergerakan tanah maka melalui penyuluhan kampung siaga tersebut pihaknya mengajak sebanyak 60 warga diberikan materi siaga bencana

"Sejak 2009 di Cianjur sudah ada lima desa yang menjadi kampung siaga bencana, di antaranya Desa Mekarsari, Pagelaran, Mekarmulya Cikalongkulon, Mekarbakti Naringgul, Sukaresmi Cikancana, dan kali ini Desa Batulawang Cipanas," jelasnya.

Dalily menambahkan,melalui penyuluhan kampung siaga ini warga diberikan materi agar memiliki pemahaman risiko dampak dari bencana, seperti harus adanya pelayanan dapur umum,

" Hingga mendapatkan pengobatan bagaimana mengatasi trauma, walaupun dasar tapi saya berharap 60 orang yang diberikan materi bisa menularkan ke warga lainnya," paparnya.

Sementara Kepala Desa Batulawang Nanang Rohendi mengatakan, wilayahnya hampir menyeluruh rawan bencana terutama yang dekat bantaran Sungai Cibeet dan bantaran Sungai Cikundul. "Seperti yang disampaikan tadi dari Tagana bahwa yang paling rawan saat ini wilayah Perhutani, beberapa pekan lalu sempat ada dorongan air bah dari lahan pertanian tak subur,"tuturnya

Nanang berharap dengan adanya kampung siaga bencana, semua antisipasi bisa meminimalisir kerugian maupun korban."Saya berharap warga memahami dan bisa segera mengantisipasi kerugian yang lebih besar jika terjadi bencana," pungkasnya.

Reporter : Dedy
Editor : Jack