Dispora Geruduk Pengerjaan Proyek Lapang Olahraga di Desa Tenjo Ayu

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Dispora Geruduk Pengerjaan Proyek Lapang Olahraga di Desa Tenjo Ayu

REDAKSI
Rabu, 23 Mei 2018



SUKABUMI - cekupdate.com
Berawal banyaknya laporan dari masyarakat terkait dugaan pengerjaan yang terkesan asal -asalan, akhirnya Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Sukabumi lakukan monitoring pengerjaan Proyek Lapang olahraga yang berlokasi di belakang Desa Tenjo Ayu, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Proyek dengan pagu anggaran 113 Juta tersebut dikerjakan oleh CV Utama Mandiri, dan diduga pengerjaannya asal - asalan tidak sesuai Standard Operating Procedure (SOP).

"Kalau melihat hasil pengerjaannya seperti ini sudah jelas merugikan Pemda khususnya Dispora, mengingat anggaran yang diturunkan kepada CV Utama Mandiri selaku Kontraktor itu cukup besar," ungkap Kabid Pemuda dan Olahraga, Hary kepada Awak Media di lokasi. Senin (21/05).

Menurutnya, Dispora akan menindak tegas dan segera melakukan pemanggilan kepada pihak kontraktor untuk mempertanggung jawabkan hasil pekerjaan tersebut. "Kami pasti secepatnya akan melakukan pemanggilan kepada CV Utama Mandiri serta Konsultannya untuk dimintai pertanggung jawaban, karena hasil pengerjaannya ini tidak sesuai dengan RAB," tegasnya.

Sementara di tempat terpisah Ketua Pemuda Rt. 04/02 Desa Tenjo Ayu, Roy Hadi menambahkan, bahwa disaat melihat hasil pekerjaan yang di lakukan CV Utama Mandiri, dirinya tidak yakin proyek tersebut menelan dana yang cukup besar.

"Saya rasa kalau pengerjaannya dilakukan oleh para pemuda dan melihat hasilnya seperti ini, paling taksiran kami menghabiskan anggaran sekitar 20 juta," ketus dia dengan nada kesal.

Menurutnya, masyarakat tidak percaya bahwa proyek ini menghabiskan anggaran begitu besar, sementara mereka melihat hasilnya yang tidak sesuai harapan.

"Jelaslah, masyarakat tidak akan percaya pak melihat pekerjaan lapang amburadul seperti ini dengan pagu anggaran 113 Juta, lebih ironis lagi hasilnya baru 25 Persen, sementara waktu pengerjaan yang ditentukan sudah habis, yaitu 45 hari kalender," tegasnya.

"Dan hingga saat ini proyek tersebut mangkrak dan terbengkalai belum ada tanda - tanda proyek tersebut kapan dikerjakan kembali," pungkasnya.

Reporter : Fa'is