Paska Sweeping Ormas, Kapolres Sukabumi Harapkan Sinergritas Antara Semua Pihak

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Paska Sweeping Ormas, Kapolres Sukabumi Harapkan Sinergritas Antara Semua Pihak

REDAKSI
Rabu, 23 Mei 2018



SUKABUMI - cekupdate.com 
Paska Sweeping yang dilakukan ormas islam terhadap pabrik garmen di Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, yang berujung ricuh hingga mengakibatkan pemukulan terhadap HRD PT Kenlee Herman dan Dadang sopir PT L&B , Senin (21/5/2018) kemarin.

Membuat Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi turun tangan untuk menyelesaikan kekisruhan yang terjadi, kericuhan berawal dari ormas yang meminta perusahaan memulangkan buruhnya pada pukul 15.00 WIB. Perusahaan diminta mentaati aturan yang dibuat ormas tersebut.

Al hasil pihak perusahaan menolak akan permintaan Ormas tersebut, perusahaan menganggap ormas membuat aturan sepihak. " Saya nilai pihak Perusahaan hanya akan menjalankan surat edaran Bupati Sukabumi No 560/3160/Disnakertrans yang mengatur jam kerja karyawan selama bulan Ramadhan yaitu hingga pukul 16:30 WIB jadi kericuhan mulai terjadi, " ungkap Kapolres Sukabumi.

Dengan kejadian tersebut, Kapolres menyayangkan kericuhan sampai terjadi, " Yang saya sesalkan kejadian di luar konteks kontrol sosial tersebut terjadi, " ungkap Kapolres Sukabumi di Aula Kecamatan Parungkuda, Selasa (22/05/18).

Sebetulnya Ormas tersebut mempunyai keinginan terkait ketegasan tentang ditetapkannya jam kerja, " Keinginannya masuk kerja pukul 07.00 WIB dan pulang kerja pukul 15.00 WIB tanpa harus sampai terjadi kericuhan, " terangnya.

Dengan demikian Kita harap agar pihak perusahaan juga mentaati dan menghormati karyawan yg sedang manjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan, karena mayoritas pekerja di kita adalah Islam." Begitu pula dari pihak ormas juga harus mengerti dimana saat ini perusahaan sedang meningkatkan produktivitas, dalam menghadapi Idul Fitri, karena perusahaan harus membayar gaji, memenuhi kewajiban memberikan THR serta upah selama lembur di bulan Ramadhan, " katanya.

AKBP Nasriadi pun menginginkan sinergritas antara Muspika dan Ormas lebih intens agar kejadian serupa tidak terjadi lagi hingga dapat merugikan pihak lain.

" Saya berpesan agar sinergritas tetap terjalin, adapun nantinya akan melakukan sweeping dapat di dampingi oleh Muspika setempat, " tukasnya.

Terlihat di Aula Kecamatan Parungkuda turut di hadiri pula Muspika Kecamatan, Sekertaris Dinas Tenaga Kerja, Perwakilan APINDO, Perwakilan dari HRD dan Ormas.

Reporter : Anry