Takut AibnyaTerbongkar, PT Manito World Larang Media Liput Kunjungan DPRD

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Takut AibnyaTerbongkar, PT Manito World Larang Media Liput Kunjungan DPRD

REDAKSI
Selasa, 08 Mei 2018





SUKABUMI - cekupdate.com
Dalam rangka kunjungan kerja yang di lakukan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi beserta jajarannya ke Perusahaan Garmen  (PT Manito World) yang berlokasi di Kampung Benda, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, mengundang tanya.

Pasalnya kunjungan yang rencananya akan membahas Analisa Mengenai Dampak Lingkungan untuk Lalu - lintas (ANDAL LALIN) sesuai PP Nomer 32 tahun 2011 tersebut pihak manajemen PT Manito melarang para Awak Media untuk meliput kegiatan tersebut.

Hal itu diungkapkan oleh pihak scurity bahwa, Ia diperintahkan oleh pihak manajemen menahan para awak media untuk masuk meliput kegiatan kunjungan tersebut.

"Saya hanya menjalankan tugas pak bahwa manajemen memerintahkan untuk melarang para Awak Media meliput kegiatan ini," ungkap pihak scurity kepada awak media di lokasi. Selasa (08/05).


Sementara Ketua DPRD Agus Mulyadi menerangkan bahwa, pelanggaran PT Manito cukup menarik yaitu terkait ANDAL LALIN yang belum diperpanjang sejak tahun 2008.

"Kami menemukan terkait ANDAL LALIN PT Manito  belum di perpanjang dari tahun 2008. Padahal seharusnya sudah direvisi di tahun 2016," ungkap Ketua DPRD Agus Mulyadi kepada disela kunjungan, Selasa (08/05/2018).

Agus menyampaikan, oleh karena itu pihaknya meminta perusahaan untuk segera perpanjang izin ANDAL LALIN tersebut dan melakukan revisi UKL - UPL dalam waktu 30 hari. "Jika tidak dilaksanakan dalam waktu 30 hari saya akan perintahkan dinas terkait untuk tidak memberikan memperpanjang izin," tegasnya.

Kemudian lanjut Agus, dirinya juga meminta perusahan harus bisa memperbaiki komunikasi dan aturan. "Kami sengaja membuat aturan keras karena perusahan ini banyak melanggar aturan. Maka izin perusahaan ini tidak akan diperpanjang artinya perusahaan tidak bisa beroperasi di sukabumi," pungkasnya.

Reporter : Fa'is
Editor : Jack