Ternyata Pembukaan Tol Bocimi Sifatnya Hanya Sementara

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Ternyata Pembukaan Tol Bocimi Sifatnya Hanya Sementara

REDAKSI
Jumat, 08 Juni 2018



SUKABUMI - cekupdate.com
Pembukaan jalur Tol Bogor Ciawi Sukabumi (Bocimi) hanya bersifat sementara demi mengantisipasi lonjakan kendaraan pada arus mudik dan arus balik saat lebaran yang akan berlangsung beberapa hari ke depan.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Bogor AKBP A.M Dicky kepada Awak Media saat melakukan peninjauan pembukaan jalur tol Bocimi bahwa, pembukaan jalur Bocimi tersebut bersifat sementara selama arus mudik lebaran untuk menghindari lonjakan kendaraan yang menyebabkan kemacetan.

"Ini sifatnya fungsional saja untuk mudik lebaran sampai tanggal 24 juni, setelah itu akan ditutup kembali untuk melanjutkan pembangunan," ungkapnya kepada Awak Media di lokasi. Jum'at (08/06).

Menurutnya, arus balik sendiri akan dilakukan ditempat yang sama yaitu tanggal 19 sampai tanggal 24. "Hari ini arus mudik dari Bogor menuju arah Sukabumi, kemudian setelah itu nanti arus balik dari arah sukabumi menuju bogor juga akan dilakukan disini mulai dari tanggal 19 hingga 24 Juni," tuturnya.

Selanjutnya kata Kapolres, meskipun kondisinya belum selesai 100 persen tetapi tol Bocimi sudah bisa digunakan. "Pembangunan ini baru sekitar 90 persen tetapi sekalian uji coba dan fungsional juga untuk membekap jalur mudik ini sudah bisa digunakan. Dan secara teori peningkatan kapasitas jalan itu tentunya pasti dapat mengurangi kemacetan," terangnya.

Sementara Kasat lantas Polres Sukabumi AKP Galih Raditia menambahkan bahwa, pihaknya dari mulai hari ini hingga selesai operasi Ketupat 2018 menyediakan sebanyak 90 Anggota lalulintas dari Cicurug hingga Sukabumi Kota. "Karena ini merupakan jalur atensi untuk arus mudik dan arus balik, kemudian dengan dibukanya jalur Tol Bocimi ini akan memangkas jarak tempuh yang pasti itu akan memudahkan pemudik," jelasnya.

Kemudian pihaknya nanti akan melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan. "Dan itu sudah kami coba dengan menyiapkan jalur alternatif tenjo ayu untuk memecah arus lalulintas agar tidak terjadi penumpukan kendaraan nantinya," pungkasnya.

Reporter : Fa'is