Sosialisasi dan Pemberkasan Pembayaran Uang Santunan Penertiban Lahan Kereta Api Cigombong-Cicurug

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Sosialisasi dan Pemberkasan Pembayaran Uang Santunan Penertiban Lahan Kereta Api Cigombong-Cicurug

REDAKSI
Sabtu, 01 September 2018



SUKABUMI - cekupdate.com
Sosialisasi dan Pemberkasan Pembayaran Uang  Santunan penertiban lahan Kereta Api  antar daerah Cigombong-Cicurug Kabupaten Sukabumi diselenggarakan di Desa Tenjoayu Kecamatan Cicurug Kabupatrn Sukabumi, Sabtu (01/09/2018) sekira pukul 08.30 wib.

Kegiatan acara Sosialisasi dan Pemberkasan Pembayaran Uang Santunan Penertiban Lahan Kereta Api Antara Cigombong-Cicurug, dihadiri  sekirar 70 (Tujuh Puluh) warga masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut hadir pula Tokoh Balai Karyono, Manajer BJB Dani Ardi, Camat Cicurug Agung Gunawan, Danramil 0713/Cicurug Kapten Inf Dadang Hasbillah, Perwakilan Kapolsek Cicurug Brigadir Darmanto dan Tamu Undangan.

Karyono (Balai) dalam sambutannya menyampaikan, Pertama banyaknya kendaraan besar yang overload kemudian tingkat kemacetan yang cukup parah, tingkat kecelakaan yang mungkin signifikan dan tingkat kerusakan jalan raya yang sangat parah.

"Atas dasar latar belakang tersebut, Pemerintah membuat suatu kebijakan yaitu diantaranya mencari solusi untuk mengatasi permasalahan- permasalahan tersebut antara lain pembangunan tol Bocimi yang sekarang sudah berjalan, " lanjut Karyono.

Karyono menambahkan, Kedua pembangunan Jalur Ganda Kereta Api sehingga angkutan Jalan Raya mungkin sebagian bisa dialihkan menggunakan Kereta Api baik itu barang maupun penumpang. Terkait dengan penertiban lahan guna pembangunan jalur ganda kereta api yang mungkin melintasi hunian warga masyarakat sekitar.

"Dasar Hukumnya, Pertama Perpres No 56 tahun 2017 tentang Penanganan Dampak Sosial dalam rangka penyediaan tanah untuk proyek strategis nasional, Kedua Perpres 58 tentang Percepatan pelaksanaan proyek strategis nasional dan Ketiga Keputusan Gubernur Jabar No 900/Kep.8-TMKSM/2018 tentang penerima uang santunan bagi masyarakat terkena dampak sosial jalur ganda kereta api antara Bogor-Sukabumi, " katanya.

Artinya, setiap pelaksanaan kegiatan tersebut tidak mungkin sekonyong-konyong melakukan kegiatan tanpa dasar dan tidak mungkin sekonyong- konyong menyetujui apa- apa yang tidak memiliki dasar. Pokok Dasar Perpres 56 2017 penyelesaian tanah yang dikuasai perlu dilakukan penanganan dampak sosial kemasyarakatan yang diselenggarakan oleh pemerintah.

"Pemerintah memberikan Uang Saku kepada warga yang menempati tanah negara. Tapi tidak diusir secara semena- mena, jadi pemerintah melalui regulasi yang dikeluarkan memberikan Uang Saku sebagai rasa sayang Pemerintah kepada warga masyarakat," terangnya.

Bentuk kompensasi adalah Santunan bukan Ganti Rugi, karena apa yang diterima ini bukan ganti rugi. Bukan pembebasan lahan melainkan penertiban. Kompensasi terdiri dari biaya pembongkaran, mobilisasi, sewa rumah dan biaya tunjangan kehilangan pendapatan.

"Pelaksanaan pemberian uang santunan dalam hal ini sesuai dengan Rekomendasi dari Provinsi melalui Transaksi Perbankan. Dalam konteks penertiban lahan kita wajib benar sesuai perundang- undangan yang berlaku bukan benar, karena kebiasaan yang berlaku," imbuhnya.

Dikesempatan lain, Camat Cicurug Agung Gunawan menyampaikan bahwa sesuai dengan undangan, ini merupakan sebuah tahapan dari beberapa tahap kaitan dengan double track yang melintas di wilayah Kecamatan Cicurug.

"Kita tau ini, lanjut Agung Gunawan, rencana strategis dari Pemerintah Pusat kaitan dengan sarana transportasi darat dalam hal ini adalah untuk Revitalisasi Kereta Api yang tentu saja bisa mengurangi kepadatan di jalan raya juga bisa mobilisasi barang maupun orang yang peningkatannya sangat signifikan, " ungkap Camat.

Ketika ini sudah dilaksanakan dengan adanya double track, karena kita sebagai orang wilayah, apapun yang menjadi sebuah perencanaan dari Pemerintah Pusat kita harus punya keyakinan bisa membuat masyarakat Kecamatan Cicurug berkah.

Jalar tersebut selanjutnya akan ke Cianjur, Bandung dan Selatan. " Pemerintah akan lanjut tahap kedua antara stasiun Cicurug sampai Parungkuda dan itu akan terus berlanjut. Uang negara mungkin ditunggu cukup lama, pada akhirnya hari ini akan menerima penetapan harga, " pungkasnya.

Reporter : Dasep
Editor : Jack