Viral Postingan Sampahnya, Ade Sutisna Minta Pemda Sukabumi Tanggulangi Permasalahan Sampah

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Viral Postingan Sampahnya, Ade Sutisna Minta Pemda Sukabumi Tanggulangi Permasalahan Sampah

REDAKSI
Sabtu, 01 September 2018



SUKABUMI - cekupdate.com
Baru baru ini warga net viral dengan postingan salah satu warga Kp Sukamaju Desa Warnajati, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi yang meminta bantuan unit gerobak sampah kepada Bupati, dan Wakil Bupati Sukabumi, untuk menanggulangi permasalah sampah yang sering dibuang warga ke bantaran sungai Cicatih. 

Postingan Ade Sutisna, yang diketahui sebagai ketua RT 04/01 Kp Sukamaju itu, membuat banyak respons dari warga net. Tidak sedikit respon warga net yang mengharapkan agar Bupati segera merespon. 

Dalam postingan itu,  Ade menulis "Pak BUPATI H Marwan Hamaml, Pak WABUP Adjo Sardjono, cobl abdl nyuhunken GEROBAK SAMPAH kango nanggulangl masalah SAMPAH dl Kampung Sukamaju, Ds Warnajatl, Kec Cibadak, supados teu Kapicen KAWAHANGAN (Sungal Cicatih)"

"Kesal, karena sudah lama mengajukan bantuan kendaraan pengangkut sampah belum juga ada realisasi. Padahal di warga 3 ke RT an kampung sukamaju, sampah masih terus menjadi permasalahan," kata Ade saat di hubungi, Sabtu (01/09).

Menurut Ade, permasalahan sampah tersebut hingga saat ini belum ada solusi. Sehingga warga masih terus membuang sampahnya ke dalam sungai. Padahal sebelumnya, warga telah diingatkan dan menyadarinya bahwa buang sampah ke sungai tidak baik dan bisa terkena aturan. "Harusnya himbauan pemerintah agar warga tidak membuang sampai ke sungai itu dibarengi solusinya. Ini dilarang, lalu warga harus buang sampah kemana," tanyannya. 

Dikatakan Ade, Pihaknya bersama kepala desa Warnajati Hilmi Nurhikmat, mengaku telah mengajukan permohonan bantuan kepada Bupati melalui Dinas Tarkimsih untuk pengadaan Motor Pengangkut Sampah. Namun, hingga kini pengajuan tersebut sama sekali tidak ada kabar baiknya.

Hal yang sama disampaikan Hendra Gunawan (32) warga setempat, yang merasa kesal terhadap ulah ulah warga yang setiap harinya selalu saja ada yang membuang sampah di jembatan kecil Tjipamuruyan yang menjadi batas desa pamuruyan dan warnajati.

"Seringkali warga melintas, yang menggunakan kendaraan seenaknya saja melempar ke sungai. Selain itu, tidak sedikit juga yang membuang sampai ke beberapa titik bantaran sungai yang ada di kp sukamaju, sehingga sampah sering kali menumpuk di sungai dan terlihat jorok dan kumuh," kata Hendra. 

Sementara itu, Kades Warnajati Hilmi Nurhikmat, membenarkan adanya permohonan warga tersebut, bahkan Kades memastikan bahwa pihaknya sudah jauh jauh hari telah mengajukan permohonan bantuan untuk pengadaan motor pengangkut sampah atau gerobak sampah tersebut kepada Bupati melalui Kepala Dinas PERKIMSIH Kab. Sukabumi.

"Permohonan bantuan pengadaan motor pengangkut sampah sudah kita buat dan telah disampaikan kepada Bupati melalui Dinas Perkimsih pada 12 maret 2018 lalu, Namun sampai saat ini memang belum ada realisasi, " jelas Kades. 

Memang diakui kades, untuk meningkatkan kebersihan lingkungan di wilayah Desanya, khususnya dalam penanggulangan masalah sampah tentunya harus ditunjang dengan pengelolaan yang baik serta ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai. 

"Saat ini kami memiliki 4 Tempat Penampungan Sampah Sementara yang melayani 3 wilayah ke-RWan meliputi sekitar 185 Rumah Tangga. Kendala yang sedang kami hadapi adalah keterbatasan kemampuan petugas pengumpul dalam mengumpulkan sampah dari rumah tangga ke tempat penampungan sementara, dikarenakan sebaran jarak antara lingkungan penduduk/rumah tangga dengan TPSS relatif cukup jauh, sehingga pengumpulan sampah masih belum optimal," terangnya. 

Jadi, untuk meningkatkan pengelolaan sampah diwilayahnya supaya lebih baik makanya kendaraan Motor/gerobak pengangkut sampah ini penting sekali untuk untuk menunjang pengangkutan sampah dari tiap lingkungan rumah tangga ke Tempat Penampungan Sampah Sementara, ungkapnya.

Reporter : Jack