Ada apa? Massa Dari KMRT Geruduk Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Ada apa? Massa Dari KMRT Geruduk Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya

REDAKSI
Kamis, 04 Oktober 2018



TASIKMALAYA - cekupdate.com
Puluhan massa aksi dari Koalisi Mahasiswa dan Rakyat Tasikmalaya (KMRT) lakukan unjuk rasa di depan Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (04/10/2018). Dalam aksinya, mereka menuntut transparansi anggaran Bantuan Operasional Penyelenggara (BOP) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Hal tersebut dilakukan adanya dugaan penyalah gunaan aturan pada penyaluran anggaran BOP untuk PAUD. Karena anggaran yang turun tahun 2017 ini mencapai Rp 19,1 milyar dari Pemerintah Pusat.

Menurut Koordinator Aksi, Rian Nurfala mengatakan, aksi ini dilakukan karena diduga adanya indikasi penyalah gunaan anggaran BOP PAUD yang sudah tercium.

Ditahun 2017 ditemukan Pelanggaran dimana adanya Pembelian buku dan Raport oleh setiap PAUD yang tidak memakai kwitansi padahal hal tersebut harusnya menjadi bukti pembelanjaan, " terang Rian.

Namun sampai Hari ini Buku dan Raport yang sudah Sekolah bayar masih ada yang belum menerima buku dan raport tersebut, " Padahal Tasikmalaya memiliki 39 Kecamatan dan apabila kita estimasi melalui hitungan dalam satu Kecamatan jumlah totalnya mencapai Rp. 24.000.000,- (Dua puluh empat juta rupiah) tentu hal tersebut bisa dihitung dengan dikalikan 39 Kecamatan, serta ada kurang lebih 13.000 PAUD yang terdaftar, " terangnya.

Rian pun menambahkan, belum lagi pihaknya mendapatkan temuan Dugaan lainnya di tahun 2018. " Dugaan Pungli Setoran yang dilakukan setiap PC Paud Kecamatan. Pungli tersebut dilakukan dengan alasan uang kebersamaan atau uang terimakasih (uang kadeudeuh), jelas ini semua tidak ada dasarnya, " geramnya

Massa KMRT pun merasa aksinya ini tidak ditanggapi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya, yang terlihat hanya Anggota Kepolisian dari Polres Tasikmalaya yang berjaga dilokasi aksi.

Reporter : Carolis
Editor : Jack