Diduga Mencemari Aliran Sungai, DLH Minta PT SSR Berhenti Beroperasi

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Diduga Mencemari Aliran Sungai, DLH Minta PT SSR Berhenti Beroperasi

REDAKSI
Kamis, 18 Oktober 2018



SUKABUMI - Cek Update
Paska beroprasinya perusahaan pencucian Pasir Kuarsa yang diduga mencemari aliran Sungai Cicatih Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi meminta perusahaan PT Sukabumi Silica Resources (SSR) yang berlokasi di Kecamatan Cibadak, berhenti beroprasi selama tengah dalam perbaikan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).


Hal tersebut diungkapkan Kepala DLH Kabupaten Sukabumi Abdul Qodir bahwa, pihaknya sudah melayangkan surat untuk melakukan perbaikan IPAL kepada pihak PT SSR. "Dan saya meminta selama proses perbaikan, perusahaan menghentikan semua kegiatan Pencucian Pasir. Kami memberikan waktu Satu Minggu untuk perbaikan IPAL tersebut," tuturnya kepada Cek Update. Rabu (17/10).

Selanjutnya kata Abdul, untuk memastikan bahwa IPAL tersebut benar di perbaiki, pihaknya akan kembali melakukan pengecekan pada Jum'at (19/10) mendatang. "Agar kami mengetahui secara langsung bahwa PT SSR ini mentaati aturan atau tidak. Jika perusahaan ini patuh maka tentunya IPAL itu di perbaiki," terangnya.

Kemudian DLH meminta kepada Pihak PT SSR bahwa, perusahaan tersebut harus menghentikan kegiatan sementara sebelum perbaikan IPAL dilakukan.

"Hal ini dilakukan agar Limbah Pencucian Pasir tersebut tidak mencemari sungai warga, sehingga airnya tidak bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat sehari - hari, dan larangan yang sama juga dikeluarkan oleh Dinas Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM)." pungkasnya.

Reporter : Ivan
Editor      :  Fa'is