Keluarga Korban Jatuhnya Pesawat Lion Air Asal Cianjur, Masih Menunggu Kabar

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Keluarga Korban Jatuhnya Pesawat Lion Air Asal Cianjur, Masih Menunggu Kabar

REDAKSI
Rabu, 31 Oktober 2018



CIANJUR - Cek Update
Iis Sholihah (66) tidak pernah menyangka bahwa menantunya yang bernama Muhammad Nasir (31) dikabarkan menjadi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di perairan Karawang, Jawa Barat, pada Senin 29 Oktober kemarin.

"Kemarin anak saya dapat telepon bahwa suaminya merupakan salah satu penumpang pesawat Lion Air yang terjatuh, kemudian setelah mendengar kabar itu dia langsung bergegas pergi ke jakarta," tuturnya kepada Cek Update  dikediamannya di Jalan Mangunsarkoro Gang Rinjani 2 Rt 03/14 Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur. Selasa (30/10).

Iis mengatakan, informasi tersebut awalnya ia dapatkan dari perusahaan tempat menantunya bekerja, bahwa pria asal Aceh yang baru menikahi putrinya Dian Daniati (27) tiga tahun tersebut menjadi salah satu korban terjatuhnya Pesawat Lion Air JT 610 jurusan Jakarta-Pangkalpinang.

"Tetapi saya berharap menantu saya bisa ditemukan dengan selamat, dan bisa berkumpul kembali dengan anak dan cucu saya" harapnya sambil meneteskan air mata.

Iis mengenang sosok Muhammad Nasir sebagai menantu yang baik, bertanggung jawab dan sayang sama keluarganya. Walaupun diakuinya sebelum terjadinya musibah tersebut ia sempat mendapat  firasat buruk yang akan menimpa menantunya yang baru memberikan satu cucu tersebut,

"Memang beberapa hari lalu sebelum kejadian selain saya lagi sakit juga, hati saya terus bergetar tidak tenang, saya sendiri bertanya dalam hati, mau ada apa ini," pungkasnya.

Sementara itu, petugas pelayanan kantor Jasa Raharja Cabang Cianjur, Suryadi Kusamah mengatakan bahwa, pihaknya memastikan bahwa penumpang yang berdomisili di Cianjur ini hanya satu orang yaitu atas nama Muhammad Nasir.

"kami pastikan korban pesawat Lion Air JT 610 di Kabupaten Cianjur hanya satu orang," paparnya saat bersamaan menyambangi kediaman keluarga korban.

Suryadi mengatakan, data korban tersebut ia dapatkan dari kantor Jasa Raharja Pusat untuk mendata keluarga korban di wilayah masing-masing cabang jasa raharja.

"Pendataan keluarga korban maskapai ini kami laksanakan serentak se-indonesia," jelasnya.

Reporter : Dedy
Editor      : Fa'is