Kronologis Terjadinya Laka Laut Yang Menimpah Santri Asal Bojong Genteng

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Kronologis Terjadinya Laka Laut Yang Menimpah Santri Asal Bojong Genteng

REDAKSI
Senin, 22 Oktober 2018



SUKABUMI - Cek Update
Paska Terjadi kecelakaan laut (Lakalaut) yang menimpa tiga santri dan satu di antaranya Alam Alfariji salah satu santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Atiqiyah Desa Cipanengah, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, saat berenang di Pantai Pelabuhanratu selepas memperingati Hari Santri Nasional (HSN) di Alun-alun Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Senin (22/10/2018).

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Cek Update, kurang lebih selama Lima tahun Alam Alfariji tercatat sebagai santri Al-Atiqiyah. Dan ia duduk dibangku kelas XI Madrasah Aliyah, sementara ia berasal dari Kampung Babakan, Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Hj. Pipih Sopiah selaku Pembina Ponpes Al - Atiqiyah mengungkapkan bahwa, Awal mulanya sebanyak 20 Santri berangkat menuju Pelabuhanratu untuk mengikuti upacara Hari Santri Nasional.

"Setelah itu mereka meminta izin bermain ke Pantai, kemudian kita musyawarah dengan pembina sehingga memutuskan mengizinkan anak - anak bermain, dengan syarat tidak boleh mandi di laut," terang dia.

Selanjutnya kata Pipih, namun sayangnya mereka melanggar syarat tersebut. Dan anak - anak itu malah mandi sambil bermain bola di pantai. "Ketika bola mengarah ke Tengah Laut, korban mengejar bola itu, akibatnya dia terseret ombak," jelasnya.

Mengetahui kejadian tersebut teman - teman korban mencoba menolong dengan cara mengejarnya, namun kata dia, sayangnya korban tidak bisa tertolong.

"Kemudian teman - temannya berteriak dan meminta pertolongan Tim Sar, akhirnya Tim Sar berhasil menolong korban dengan kondisi tidak sadarkan diri,  kemudian ia langsung dilarikan ke RSUD Palabuhanratu untuk mendapat perawatan. Namun sayangnya korban  meninggal saat dalam penanganan medis," jelasnya.

Sementara itu sekitar pukul 16.30 WIB sore tadi korban sudah di mandikan dan disolatkan, kemudian korban dibawa ke rumah duka.

Reporter : Ivan
Editor      : Fa'is