Ribuan Petani KJA Geruduk Gedung DPRD, Minta Penertiban KJA Dihentikan

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Ribuan Petani KJA Geruduk Gedung DPRD, Minta Penertiban KJA Dihentikan

REDAKSI
Jumat, 16 November 2018



CIANJUR - Cek Update
Ribuan petani ikan jaring terapung Cirata, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, menggelar aksi unjuk rasa ke gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cianjur.

Aksi tersebut menuntut eksekusi penertiban kawasan Waduk Cirata dihentikan, Pasalnya mereka menilai penertiban tersebut dapat merugikan para petani Kolam Jaring Apung (KJA).

Berdasarkan pantauan Cek Update di lapangan, setelah petani tersebut melakukan orasi akhirnya ada beberapa perwakilan KJA yang dipersilahkan masuk ke ruang DPRD untuk beraudiensi.

Meskipun audiensi tersebut sempat alot, namun akhirnya mendapat sebuah kesepakatan dengan pihak Dan Sektor 12 selaku Komandan Satgas Kolonel Satriyo Medi Sampurno.

Perwakilan petani KJA Edi Supiandi mengatakan bahwa, dari hasil audiensi yang digelar hari ini, penertiban KJA tersebut tetap berjalan namun hanya untuk KJA yang tidak aktif atau mangkrak saja.

"Jadi penertiban KJA ini di hentikannya hanya untuk KJA yang tidak aktif saja dan keputusan petisi bersama ini nantinya akan segera di sampaikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa-Barat," tuturnya kemarin Rabu (15/11/2018).

Menurutnya, sejak eksekusi di laksanakan tahun 2018 ini oleh Pemprov Jabar pelaksanaan penertibannya tidak sesuai dengan komitmen awal sosialisasi. Bahwa penertiban KJA hanya yang ada di waduk Cirata yang tidak aktiv saja alias mangkrak.

"Namun faktanya yang aktiv juga di tertibkan sehingga para petani KJA harus kehilangan lahan mereka, oleh sebab itu  kami meminta eksekusi ini segera dihentikan," ujarnya.

Menurut Edi, saat ini waduk cirata sendiri sudah menjadi lapangan pekerjaan yang menjanjikan untuk petani. Pasalnya sejak berdirinya waduk tersebut masyarakat merasa terbantu baik dari sisi ekonomi dan Sumber Daya Manusianya (SDM).

"Seharusnya Pemerintah Provinsi mempertimbangkan dulu kalau kami harus beralih profesi karena menurut kami bukan hal yang mudah dan seharusnya perlu ada pembinaan dulu," terangnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Andri Suryadinata, menjelaskan, pihaknya akan terus berupaya menampung dan memperjuangkan apa yang diinginkan para petani KJA.

Andri menjelaskan rencananya dalam waktu dekat ini pihaknya akan mengupayakan audiensi antara petani KJA waduk Cirata dengan Pemprov Jawa-Barat.

"Seperti yang hari ini digelar, itu hasil aspirasi petani KJA, kemudian dipertemukan semuanya. Selanjutnya, akan diagendakan pertemuan dan audiensi dengan Pemprov Jabar," pungkasnya.

Repprter : Dedy
Editor      : Fa'is