Sudah 7 Bulan Pegawai Wisma Ciloto Tidak Terima Gaji

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Sudah 7 Bulan Pegawai Wisma Ciloto Tidak Terima Gaji

REDAKSI
Rabu, 21 November 2018



CIANJUR - Cek Update
Puluhan pekerja Wisma Ciloto, Desa Ciloto Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur. Mengeluh karena belum menerima gaji selama tujuh bulan.

Fraziallis (41)bagian banquet (F&B) crew, mengaku hampir semua pekerja Wisma Ciloto yang rata-rata sudah mengabdikan diri selama belasan tahun itu, mengeluh dengan kondisi keterlambatan pembayaran gaji sekarang ini.

"Sudah tujuh bulan ini gaji dengan Tunjangan Hari Raya (THR) lebaran kemarin,kami digantung sama pihak manajemen.Sempat dua bulan yang lalu di kasih 500 ribu, itupun kata pihak manajemen uang tersebut adalah pinjaman," bebernya kemarin selasa (20/11/2018).

Diterangkan dia, gaji perbulan yang seharusnya dibayarkan oleh manajemen tempatnya bekerja adalah sebesar Rp 2,1 juta perbulannya.

"Namun selama enam bulan belakangan terhitung mulai April 2018 lalu sampai bulan November ini, pembayaran gaji oleh pihak wisma mulai terhenti," tuturnya.

Tentunya dengan terus menerus seperti ini menurutnya sangat merugikan dan mempengaruhi kondisi ekonomi keluarganya.

"Bayangkan saja pak,kami yang masing-masing sudah memiliki anak dan Istri mau menutupi kebutuhan dari mana sehari harinya kalau terus menerus seperti ini, terangnya.

Dia menjelaskan,sering terlambatnya gaji karyawan Wisma Ciloto yang di ketahui milik Kementrian Agama (Kemenag) ini.Dari semenjak tahun 2016.Pasca diambil alihnya kembali pengelolaannya oleh Kementrian Agama dari Treva International beberapa tahun lalu.

" Waktu awal berdiri nya Wisma ini yaitu tahun 2003 lalu dikelolanya oleh pihak Treva International gaji kita lancar kang,namun setelah di ambil alih kembali oleh Kemenag melalui biro umum.Mulai nih gajinya terus terhambat," paparnya.

Hal serupa di ungkapkan Sulton (47) Supervisor koki,dia menjelaskan,pihak manajemen berdalih kurangnya pengunjung menjadi penyebab tertundanya gaji karyawan hingga saat ini.

"Bahkan dari pihak Kemenag sendiri sempat kesini dan menjelaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan bantuan dana sedikit pun untuk gaji para karyawan,dengan alasan tidak ada anggarannya," Imbuhnya

Sulton berharap pihak manajemen agar segera menyelesaikan hak-hak mereka yang belum terselesaikan

"Tolonglah pihak manajemen segera berikan kepastian buat kami ini," harapnya.

Reporter : Dedy.