Di Sukabumi, Dua Oknum Bulog Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Penyaluran BPNT

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Di Sukabumi, Dua Oknum Bulog Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Penyaluran BPNT

REDAKSI
Rabu, 12 Desember 2018



SUKABUMI - Cek Update
Dua oknum pejabat Badan Usaha Logistik (Bulog) Subdivre Cianjur, ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi setelah dilakukan pemanggilan 90 saksi dalam kasus penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang dilakukan sejak bulan April hingga November 2018.

"Pada hari ini kami tim penyidik telah menetapkan Dua orang tersangka berinisial UK dan dan N yang menjabat sebagai oknum bulog subdivre Cianjur dalam kasus penyaluran program BPNT," ungkap Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Sukabumi Cibadak Da'wan Manggalupang kepada Awak Media. Rabu (12/12).

Menurutnya, Penetapan tersangka dilakukan setelah pihak Kejari melakukan pemanggilan kurang lebih 90 saksi baik dari pihak TKSK maupun PKH yang mendampingi penyaluran BPNT tersebut.

"Setelah itu barulah Dua Oknum bulog tersebut kami tetapkan sebagai tersangka dengan barang bukti berupa beras kemasan 5 Kg yang diminta oleh kemensos untuk disalurkan melalui program BPNT. Beras tersebut seharusnya jenis premium, namun kenyataannya bukan premium melainkan kualitas berasnya jelek," tuturnya.

Selanjutnya Da'wan menjelaskan bahwa, diperkirakan dugaan penyelewengan dana BPNT tersebut sekitar 3,9 Milyar, dan pihaknya masih terus mendalami kasus tersebut dengan melakukan pemanggilan saksi - saksi dari berbagai pihak diantaranya, BUMDes, TKSK, PKH, dan Tim Kordinator (Tikor).

"Untuk Kedua tersangka itu sendiri terancam dijerat pasal 2 ayat 1 dan pasal 3 ayat 1 undang - undang tindak Pidana Korupsi dengan ancaman minimal 4 tahun dan maksimalnya 20 tahun penjara," pungkasnya mengakhiri.

Reporter : Fa'is