Dra Hj Lina Ruslinawari Tampung Aspirasi Masyarakat Pada Resesnya

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Dra Hj Lina Ruslinawari Tampung Aspirasi Masyarakat Pada Resesnya

REDAKSI
Selasa, 11 Desember 2018



SUKABUMI - Cek Update
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerinda) Dra.Hj. Lina Ruslinawati mengadakan Reses III Tahun Sidang 2018. Reses kali ini di laksanakan di kampung Tugu RT.01/10 Desa Neglasari Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi, Senin (10/12/2018).

Dalam acara Reses ini di hadiri Kepala Desa Neglasari Asep Saepuloh, Kader Se Desa Neglasari ,Tokoh Masyarakat,Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan masyarakat.

Menurut salah satu perwakilan guru PAUD SS Dahlia, Sinta Puji Astuti, kedatangan Anggota DPRD dari provinsi mengadakan reses di daerah kami bisa di bilang sejarah untuk Desa Neglasari. "Saya merasa bangga bahwa Bu Lina telah menjadi salah satu anggita DPRD Propinsi Jawa Barat, hal tersebut mewakili wanita 30% seluruh indonesia, saya sangat bangga sebagai perempuan," terang Sinta.

Sinta pun menambahakan, mengingat pendidikan sangatlah penting bagi kemajuan bangsa kwalitas pendidik pun menjadi acuan untuk kelancaran proses belajar mengajar disekolah.

"Kami sebagai tenaga pendidik untuk saat ini di tuntut untuk mengikuti kegiatan-kegiatan atau mengikuti pelatihan-pelatihan salah satunya contoh Ditsar , jujur saya merasa terbebani bukannya tidak mau ikut dan tidak mampu ikut kegiatan. Karna mengingat kesejahteraan dan tututan kepada kami tidak seimbang, " ketusnya.

Tak hanya itu Sinta pun mengeluhkan, kami hanya di berikan honor 100 ribu rupiah/bulan itu pun tidak bisa diambil tiap bulan bisa juga diambil 6 bulan sekali diambilnya.

"Selain itu kegiatan Ditsar yang dasarnya harus melakukan pelaporan secara online namun hal tersebut tidak terdukung oleh fasilitas kami seperti komputer ataupun laptop, " tuturnya.

Tak sampai disitu, kami guru pengajar dan masyarakat perlu akses jalan yang memadai, selain jangkauan yang jauh. Kondisi jalan sepanjang 7Km rusak tentukan hal tersebut menjadi penghambat.

"Apalagi dengan kondisi musim penghujan seperti sekarang, jalan rusak tersebut makin berbahaya karena kondisi jalan akan licin, " tambahnya.

Menanggapi pertanyaan dari peserta reses tentang honor atau upah guru PAUD Dra Hj Lina menuturkan untuk masalah upah atau honor itu kewenangannya ada pada Pemerintahan Kabupaten bukan di Provinsi.

" Namun untuk kondisi jalan yang rusak kita akan bawa hal tersebut pada Rapat nanti di DPRD Provinsi agar nantinya bisa didorong agar dapat terealisasi pembangunannya, " ungkapnya.

Selain menampung aspirasi masyarakat, Hj Lina pun terlihat melakukan bakti sosial terhadap para jompo yang berada di Desa Neglasari.

Reporter : Dicky