Dua Kali KPK Sambangi Rumah Mantan Bupati Cianjur Tjejep Mucthar Soleh

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Dua Kali KPK Sambangi Rumah Mantan Bupati Cianjur Tjejep Mucthar Soleh

REDAKSI
Kamis, 20 Desember 2018



CIANJUR - Cek Update
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggeledah rumah super mewah milik mantan Bupati Cianjur, Jawa Barat, Tjetjep Muchtar Soleh yang merupakan ayah kandung Irvan Rivano Muchtar tersangka korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) pendidikan tahun 2018.

Namun untuk kedua kalinya, Penyidik KPK tidak menememukan pemilik rumah yang informasinya sejak ditahannya Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar ,oleh KPK menghilang dan tidak diketahui keberadaanya. Tidak ada berkas yang diamankan atau dibawa tim hanya dokumentasi visual atas beberapa dokumen.

Berdasarkan pantauan dilapangan Rabu (19/12/2018) rumah bernomor 1 di Kampung Berenuk Desa Limbangansari,Kecamatan Cianjur itu, terlihat sepi. Tidak ada aktifitas di dalam atau pun di pekarangan rumah yang menurut keterangan dari para tetangga sudah sepi sejak beberapa hari yang lalu.

"Untuk hari ini, kami tidak melihat ada aktifitas atau tamu yang datang seperti beberapa hari yang lalu. Kalau hari Senin dan Minggu saya melihat ada dari KPK masuk ke dalam rumah disaksikan Ketua RT setempat," tutur salah satu tetangga Tjetep yang enggan disebutkan namanya.

Dia mengatakan,setelah tim KPK keluar dari kediaman Tjetjep untuk kedua kalinya,tidak ada berkas atau koper yang dibawa dari dalam rumah yang sempat digeledah selama empat jam.

Hingga saat ini, KPK sudah menggeledah beberapa tempat termasuk rumah pribadi Irvan Rivano Muchtar di Kecamatan Campaka, ruang Kepala dinas (Kadis) pendidiikan dan kabid SMP, kantor Bupati Cianjur dan rumah pribadi Kepala Disdik Cecep Sobandi.

KPK sudah menentapkan empat orang tersangka dalam OTT Dana Alokasi Khusus Pendidikan dengan barang bukti Rp1,56 miliar. Bahkan KPK menilai pemotongan DAK tersebut sudah terjadi sejak bupati sebelumnya Tjetjep Muchtar Soleh yang merupakan ayah dari Irvan Rivano Muchtar.

Reporter : Dedy