Kejari Sukabumi kembali Tetapkan Tersangka Baru Dalam Kasus Penyaluran BPNT

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Kejari Sukabumi kembali Tetapkan Tersangka Baru Dalam Kasus Penyaluran BPNT

REDAKSI
Jumat, 21 Desember 2018



SUKABUMI - Cek Update
Setelah sebelumnya Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengumumkan keterlibatan dua tersangka oknum bulog Subdivre Cianjur pada tanggal 12 Desember pekan lalu, kini pihaknya bakal kembali menetapkan calon tersangka baru dalam penanganan kasus program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari Kementrian Sosial.

Hal tersebut di ungkapkan Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Kabupaten Sukabumi Da'wan Manggalupang bahwa, pihaknya bakal kembali menetapkan tersangka baru dalam kasus BPNT namun ia belum bisa menjelaskan pihak mana saja yang menjadi tersangka.

"Saat ini kami sudah mengantongi data siapa yang akan menjadi calon tersangka baru, namun mengenai inisial sama lembaganya belum bisa kami sebutkan, nanti akan kami umumkan pada Januari 2019  pada saat penetapan tersangka," tuturnya kepada Awak Media Jum'at (21/12).

Menurutnya, sampai Minggu ini pihaknya sudah memeriksa kurang lebih sebanyak 150 saksi dalam Kasus BPNT tersebut baik dari pihak BUMDes, TKSK maupun PKH serta sejumlah tim koordinator dan dari Bulog yang mendampingi penyaluran BPNT tersebut.

"Untuk melengkapi berkas penyidikan ada sekitar 325 saksi yang akan dimintai keterangan, termasuk juga kami akan meminta keterangan Sekertaris Daerah (Sekda) sesuai kapasitasnya sebagai penanggung jawab Tim Kordinasi (Tikor) dalam kasus beras kemasan 5 Kg yang diminta oleh kemensos untuk disalurkan kepada masyarakat melalui program BPNT yang menelan kerugian negara sebesar 3,9 Milyar," tegasnya.

Reporter : Fa'is