Volunteer TNGGP Gelar Aksi Bela Alam

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Volunteer TNGGP Gelar Aksi Bela Alam

REDAKSI
Kamis, 06 Desember 2018



CIANJUR - Cek Update
Hari Relawan Internasional yang jatuh pada tanggal 5 Desember (kemarin) diperingati para volunteer (relawan) Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) dengan melakukan aksi bela alam.

Aksi bela alam tersebut, digelar beberapa acara. Yakni, seminar lingkungan, peninjauan para relawan bersama Danrem 061/SK, serta pendakian untuk melakukan penurunan sampah yang ada di TNGGP.

"Para relawan aksi bela alam ini nantinya melakukan kegiatan membersihkan sampah dari atas sampai bawah gunung yang saat ini jumlahnya cukup banyak," tutur Kepala Balai TNGGP, Wahju Rudianto, saat diwawancarai Cekupdate kemarin Rabu (5/12/2018).

Dia menjelaskan, kegiatan tersebut adalah merupakan ajang silaturahmi antara para relawan dengan pegiat pecinta alam. Kegiatan tersebut, diikuti peserta dari berbagai perwakilan komunitas sebanyak 150 relawan.

"Banyak jenis sampah yang ditemukan saat dilakukan bersih - bersih sampah seperti sampah kemasan makanan, minumuman berbahan kaleng, plastik dan pecahan kaca. Sampah yang sudah terkumpul akan disetorkan ke bank sampah," paparnya

Sementara itu Komandan Resort Militer 061/SK, Kolonel Infanteri Muhammad Hasan mengatakan, kegiatan aksi bela alam ini harus menjadi contoh bagi seluruh kalangan termasuk pemerintah harus lebih mengapresiasi dan mendukung penuh para relawan (Volunteer).

"Kegiatan ini merupakan salah satu program yang sejalan dengan Komandan Resort Militer (KOREM). Dengan memberikan motivasi dan semangat dalam memelihara alam tanpa pamrih dan tak mengenal lelah," jelasnya.

Danrem menambahkan, kegiatan tersebut nantinya dapat dijadikan agenda rutin para relawan dan volunteer kawasan TNGGP, sehingga tidak hanya menurunkan sampah, tetapi semua hal positif dalam pemeliharaan alam.

"Kami pun sudah membentuk relawan bela alam Korem o61/SK yang tersebar di lima Kabupaten/Kota. Yakni, Kabupaten Cianjur, Sukabumi, Bogor, dan kota," tambahnya.

Diharapkan dengan kegiatan bela alam tersebut, semua pihak bisa sama-sama memelihara alam. Baik sungai, hutan, gunung, dan semua kawasan alam yang ada.

"Jadi kami memberikan edukasi dan himbauan, baik kepada masyarakat di kawasan TNGP, dan para pendaki. Bahwasanya jangan sampai melakukan hal-hal yang bisa merusak lingkungan di kawasan manapun, karena nanti akan terasa ketika kita bisa memelihara alam dengan baik," tandasnya.

Reporter : Dedy