BPPD Cianjur Ungkap Hotel Yasmin Menunggak Pajak Hingga Belasan Milyar

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

BPPD Cianjur Ungkap Hotel Yasmin Menunggak Pajak Hingga Belasan Milyar

REDAKSI
Jumat, 18 Januari 2019



CIANJUR - Cek Update
Hotel Yasmin yang berada di Jalan Jeprah Nomor 69, Desa Palasari Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa-Barat. Diduga sudah menunggak pajak hingga belasan milyar.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Penagihan Pajak Daerah Kabupaten Cianjur, Hendra Wira Wiraja, menurutnya  berdasarkan catatan dari Badan Pengelolaa Pendapatan Daerah (BPPD) Kabupaten Cianjur.

Sejak tahun 2011 lalu, hotel yasmin sudah tidak lagi memenuhi kewajiban pajaknya ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur.

"Tunggakan pajaknya sejak tahun 2011 sampai dengan tahun sekarang sudah hampir di mencapai 12 Milyar," tuturnya saat di konfirmasi baru-baru ini Jum'at (18/1/2019).

Hendra mengatakan, meskipun BPPD pernah memanggil pemilik Hotel untuk meminta penjelasan prihal tunggakan tersebut, Pihak pengelola pernah berjanji akan mencicil tunggakan tersebut.

"Terakhir sempat mereka mencicil dengan nilai Rp 100 juta dan berjanji akan melunasi sisa tunggakannya," paparnya.

Lanjut Hendra, pihak pengelola hotel berdalih jika selama ini pihaknya menunggak pajak, karena minimnya pemasukan dibandingkan pengeluaran.

"Katanya sebagian besar tamu yang datang hanya menggelar acara saja tanpa menginap," terangnya.

Meskipun berdalih begitu tambah Hendra, pihaknya tetap akan menunggu itikad baik Hotel yang sudah berdiri belasan tahun itu, untuk membayar sisa tunggakan pajak yang selama ini.

"Jika tidak saya akan memberikan sanksi sampai penyitaan aset, meskipun Cianjur belum memiliki juru sita untuk masalah ini.Saya akan berkoordinasi dengan Pemprov Jabar," ancamnya

Sementara itu Ketua DPC Perhimpunan Hotel dan Restorant Indonesia (PHRI) Kabupaten Cianjur, Nano Indra Praja membenarkan, jika Hotel Yasmin adalah salah satu anggota tetapnya.

Namun Nano menegaskan, pihaknya tidak bisa mencampuri urusan hotel yasmin terkait adanya penunggakan pajak kepada Pemkab Cianjur.

"Kalau mengenai kaitan keanggotaan pihaknya sangat respek kepada kami, namun kalau mengenai manajemen di dalamnya kami tidak ikut-ikutan, apalagi ada sangkut paut dengan pajak daerah dan lain sebagainya," ungkapnya.

Nano menjelaskan, tugas foksi PHRI sendiri ialah. Hanya menyatukan antara para pemilik hotel dan restorant seluruh Kabupaten Cianjur kepada Pemerintah Daerah.

"Demikian juga dari pihak pajaknya tidak menguhubungi kami, tapi kalau dari pajaknya menghubungi mungkin kami akan bantu persoalan ini.Tapi kapasitasnya hanya sebatas ketua PHRI," pungkasnya.


Reporter : Dedy