Diserang Lalat dari Peternakan, Produsen Gula di Tenjojaya Merugi

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Diserang Lalat dari Peternakan, Produsen Gula di Tenjojaya Merugi

REDAKSI
Kamis, 31 Januari 2019



SUKABUMI - Cek Update
Nanang Kosim warga Kampung Cikuya, RT 1/5 Desa Tenjojaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, seorang produsen gula merah merugi. Akibat, adonan gulanya diserang lalat dari peternakan yang tidak jauh dari rumahnya, hal tersebut terjadi pasca peternakan panen ayam.

"Gara-gara diserang lalat, gula sebanyak 300 Kg dibuang. Karena ketika dikemas gulanya banyak lalat," ujar Nanang Kosim saat ditemui dirumahnya, Kamis (31/1/2019).

Ia menduga keberadaan serangan lalat itu dari peternakan ayam yang tak jauh dari rumahnya. Pasalnya, setiap kali peternakan panen ayam ia selalu saja rugi. Dari mulai adonannya diserang lalat hingga tidak bisa produksi berhari-hari.

"Bulan-bulan sebelumnya pun, saya selalu membuang adonan gula dari mulai 10 Kg sampai dengan 30 Kg. Namun, puncak kerugian baru bulan ini yaitu hingga 300 Kg," keluhnya.

Nanang hanya bisa pasrah, atas bencan yang menimpanya. Namun, atas kejadian tersebut ia melaporkannya ke Pemerintah Desa setempat agar menjadi perhatian khusus kedepannya.

"Tentu nya hal ini harus menjadi perhatian bagi Pemerintah karena merugikan warganya, " tukas Nanang.

Sebelumnya, warga Kampung Cikuya melakikan penandatangan petisi keberatan dengan keberadaan peternakan tersebut. Pasalnya, dengan keberadaan peternakan itu menimbulkan serangan lalat.

Reporter : S Ramdani (Chandra)