Dosen Trisakti Ajarkan Warga Desa Tenjolaya Berbagai Pelatihan

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Dosen Trisakti Ajarkan Warga Desa Tenjolaya Berbagai Pelatihan

REDAKSI
Selasa, 22 Januari 2019



SUKABUMI - Cek Update
Dosen dari Fakultas teknologi industri universitas Trisakti jurusan teknik elektro, dari dua (LAB) yaitu Laboratorium pengukuran serta laboratorium telekomunikasi, mengajarkan berbagai pelatihan kepada warga sebagai bentuk pengabdian terhadap masyarakat.

Pelatihan tersebut mulai dari penggunaan alat ukur daya listrik, penggunaan media sosial (Medsos) yang baik serta peragaan penggunaan aplikasi pengolah citra berbasis android. Kegiatan tersebut tepatnya digelar di Aula Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Selasa (22/01/2019).

"Kami dari Universitas Trisakti hari ini berbagi ilmu kepada warga sebagai bentuk pengabdian terhadap masyarakat khususnya di desa ini," ungkap Ketua Rombongan Trisakti Yuli Kurnia Ningsih kepada Cekupdate di sela acara.

Menurutnya, pelatihan penggunaan alat ukur daya listrik sendiri bertujuan agar warga mengetahui berapa daya konsumsi listrik di rumah tangga. "Karena selama ini warga tidak mengetahui bahwa daya konsumsi listrik setiap perangkat itu berbeda beda. Oleh karena itu kami beritahu caranya agar pembayaran listrinya tidak terlalu mahal melalui perangkat sederhana yang kita punya," tuturnya.

Sementara Pemateri Telekomunikasi Deni menyampaikan bahwa, ia mengajarkan bagaimana cara pengolahan gambar serta penggunaan media sosial supaya bisa dipertanggung jawabkan. "Tentunya kita harus pandai memilah dan memilih apa yang mau kita tulis dan gambar apa yang mau kita tampilkan, karena rekam jejak digital itu tidak bisa hilang begitu saja," terangnya.

Kemudian Kepala Desa Tenjolaya Aryo Bangun Adinoto menambahkan bahwa, dirinya sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. "Mudah - mudahan melalui pelatihan ini masyarakat yang ikut serta khususnya para generasi muda bisa berdikari bahkan berwirausaha serta mampu mengembangkan teknologi yang bisa di serap oleh masyarakat," singkatnya mengakhiri.

Reporter : Fa'is