Evakuasi Dihentikan di Pemakaman Umum Desa Girijaya Nagrak yang Tergerus Longsor, 18 Mayat Belum Ditemukan

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Evakuasi Dihentikan di Pemakaman Umum Desa Girijaya Nagrak yang Tergerus Longsor, 18 Mayat Belum Ditemukan

REDAKSI
Senin, 14 Januari 2019



SUKABUMI - Cek Update
Sebanyak 18 mayat dari 22 makam atau kuburan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Bojongkawung RT 2/10 Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, belum ditemukan, akibat TPU tersebut terseret dan tertimbun material longsor. Namun, proses pencarian dan evakuasi dihentikan.

"Operasi pencarian mayat ditutup setelah musyawarah Muspika Nagrak dan keluarga atau ahli waris dari makam tersebut," ujar Koordinator Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna kepada Cek Update, Senin (14/1/2019).

Kata dia, penutupan pencarian 18 mayat tersebut dihentikan, karena takut terjadi longsor susulan. Pasalnya, kontur tanah yang masih labil. Serta keluarga atau ahli wari ke 18 jenazah yang masih hilang mengikhlaskan.

"Semua ahli waris mengiklaskan, setelah musyawarah tersebut," katanya.

Sebelumnya,  tebing setinggi 100 meter dan panjang 200 meter longsor dan menimbun sebanyak 22 makam tertimbun dan tergerus material longsoran. Sebanyak, dua mayat ditemukan lengkap dengan kain kafan, dua kain kafannya saja dan satu mayat hanyut terbawa arus sungai. Sementara, 18 mayat belum ditemukan.

Reporter : S Ramdani (Chandra)