KPK Panggil Puluhan Kepala Sekolah SMP Cianjur Sebagai Saksi Korupsi DAK 2018.

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

KPK Panggil Puluhan Kepala Sekolah SMP Cianjur Sebagai Saksi Korupsi DAK 2018.

REDAKSI
Kamis, 24 Januari 2019



CIANJUR - Cek Update
Sedikitnya 40 orang, baik pejabat, staff, dan kepala sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat telah dipanggil oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi.

Pemanggilan tersebut,terkait kasus pidana korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Cianjur  tahun anggaran 2018.

Yang menjerat Bupati Cianjur non aktif, Irvan Rivano Muchtar, mantan Kadisdik Cianjur Cecep Sobandi, mantan Kabid SMP Rosidin dan Kakak Ipar IRM, Tubagus Cepi Sethiady. Dengan barang bukti hasil operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK sebesar Rp 1,5 Milyar.

Sekretaris Dinas Pendidikan (Sekdis) Kabupaten Cianjur, Asep Saepurahman mengungkapkan, dalam pekan ini tercatat sudah ada 17 kepala sekolah yang juga dipanggil sebagai saksi oleh KPK.

"Untuk pemeriksaan belasan saksi itu dilakukan oleh KPK di Cianjur dengan meminjam dengan ruangan di Mapolres Cianjur," tuturnya kepada para wartawan saat di konfirmasi baru-baru ini. Kamis (24/1/2019).

Asep menyebutkan,selain  pemeriksaan saksi,rencananya Komisi anti rasuah tersebut juga akan melakukan penyitaan barang kepada sejumlah orang. 

"Belum mengetahui pasti barang apa saja yang akan di sita KPK," paparnya.

Asep berharap proses pemanggilan dan pemberian keterangan sebagai saksi tersebut tidak berdampak pada kegiatan pendidikan di Kabupaten Cianjur. 

" Mudah proses pemeriksaan kepada saksi-saksi ini tidak mengganggu jalan kegiatan prosese belajar mengajar di lingkungan masing-masing sekolah," harapnya.

Reporter : Dedy