Meminimalisir Peredaran Pertamini Ilegal, Pemerintah Luncurkan Pertashop

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Meminimalisir Peredaran Pertamini Ilegal, Pemerintah Luncurkan Pertashop

REDAKSI
Selasa, 29 Januari 2019



SUKABUMI - Cek Update
Meminimalisir peredaraan pertamini di wilayah Kabupaten Sukabumi, Pemerintah daerah mendapatkan bantuan dari Kementrian BUMN dan Kemendes PDTT meluncurkan delapan Pertamini Shop (Pertashop, -red) di Kabupaten Sukabumi.

Sebanyak delapan Pertashop itu tersebar di delapan Kecamatan di Kabupaten Sukabumi, diantaranya Kecamatan Sukalarang, Sukabumi, Cikakak, Nyalindung, Simpenan, Palabuanratu, Cikidang dan Cidahu.

"Mesin pertashop itu bisa di  ukur atau Tera ulang. Jadi intinya, mesin tersebut legal secara hukum. Secara teknis mesin dengan Satu nozzle untuk bahan bakar pertalite dan berkapsitas 1000 liter itu sama dengan mesin pengisian yang ada di SPBU," ujar Kepala UPTD Metrologi di DPKUKM Kabupaten Sukabumi, Doni Achmad saat ditemui dikantornya, Selasa (29/1/2019).

Namun, kata ia, harga bahan bakar yang dijual di Pertashop diatas harga eceran di SPBU. Pasalnya, ada uang distribusi atau penyaluran. Sedangkan untuk suplainya pangsung dari PT Pertamina.

"Awal bulan janurari alat pengisian pertashop baru di tera ulang. Adapun masa berlakunya setahun," katanya.

Adapun, tujuan diadakannya program Pertashop itu untuk meminamilisir pertamini, maka pemerintah meluncurkan program bantuan pertshop itu. Karena, diketahui keberadaan Pertamini itu Ilegal dan tidak ada undang-undang yang mengaturnya.

Reporter : S Ramdani (Chandra)