Nahas Bocah Sedang Asyik Bermain,Tewas Tertimpa Longsor Proyek Double Track

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Nahas Bocah Sedang Asyik Bermain,Tewas Tertimpa Longsor Proyek Double Track

REDAKSI
Kamis, 10 Januari 2019



SUKABUMI - Cek Update
Nasib nahas dialami M Riski bocah berusia 10 tahun yang sedang asik bermain bersama Empat temannya di lokasi pengerjaan proyek Double Track Bogor Sukabumi tiba - tiba tertimpa longsor Tebing setinggi kurang lebih 10 meter, tepatnya di Kampung Nyalindung, Kelurahan Cicurug, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 15:30 WIB hingga nyawa korban (M Riski) akhirnya tidak bisa di selamatkan karena tertimbun longsor, meskipun sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit Bhakti Medicare Cicurug bersama Empat korban lainnya.

"Peristiwa itu terjadi secara tiba - tiba ketika saya sedang berada di warung dekat lokasi, namun setelah saya lihat seluruh badan korban (M Riski) tertimbun tanah, mungkin karena lama di dalam tanah jadi korban kehabisan tanah hingga tidak bisa diselamatkan," ungkap Dasep Sudrajat (36) warga sekitar kepada Cek Update. Kamis (10/01).

Kapolsek Cicurug Kompol Simin A Wibowo menuturkan bahwa, sebetulnya korban longsor tersebut ada Lima orang anak diantaranya, M Riski, Vanesa, Adila, Fadil dan Hilman.

"Ke empat anak tersebut hanya mengalami luka - luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat, namun sayangnya satu anak lagi (M Riski) meninggal saat mendapat perawatan di rumah sakit. Dan jasadnya kini sudah langsung di pulangkan ke rumah duka," tuturnya.
Selanjutnya kata Kapolsek, pihaknya akan segera memeriksa para saksi guna mengetahui penyebab terjadinya peristiwa tersebut, selain itu juga pihaknya sudah memasang police line (Garis Polisi) di lokasi tersebut. "Kami masih menyelidiki penyebab kecelakaan ini, dan menurut informasi para korban sudah beberapa kali diperingatkan untuk tidak bermain di lokasi tersebut," terangnya

Sementara Junaedi suvervisor proyek Double Track menjelaskan bahwa, pihaknya sudah empat kali mengingatkan kepada anak - anak tersebut untuk tidak bermain di lokasi pengerjaan proyek, namun kata dia sayangnya mereka tidak pernah menurutinya. "Sudah empat kali saya tegur pak namun mereka tetap ngeyel akhirnya. Akhirnya terjadilah peristiwa seperti ini," tegasnya.

Reporter : Fa'is