Prihatin, Gaji Ratusan Buruh PT Sentosa Belum juga Dibayar

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Prihatin, Gaji Ratusan Buruh PT Sentosa Belum juga Dibayar

REDAKSI
Jumat, 25 Januari 2019


SUKABUMI - Cek Update
Sungguh memprihatinkan melihat kondisi ratusan buruh PT Sentosa Utama Garmindo yang berlokasi di jalan alternatif Kampung Caringin karet Rt 04/03, Desa Nyangkowek, kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, tidak henti - hentinya mereka memperjuangkan haknya yang belum dibayar oleh pihak perusahaan.

Ratusan buruh tersebut hingga rela berkumpul setiap hari semenjak tanggal 21 Januari sampai hari ini, demi mendapat kepastian dari pihak management, namun sayangnya nasib mereka (buru) terkesan di permainkan.

"Sampai saat ini pihak Sentosa belum memberikan gaji karyawannya, malah kabar terbarunya pihak perusahaan tidak memiliki uang," ungkap Ketua Gabungan Serikat Buruh Independen (GSBI) Kabupaten Sukabumi, Dadeng Najaruddin kepada Cekupdate. Jum'at (25/01).

Menurut dia, mungkin mereka tidak melihat kondisi buruh saat ini yang sedang memperjuangkan haknya hingga rela berkumpul setiap hari selama Lima hari ini. "Bahkan terlihat ada karyawan datang sambil menggendong anaknya yang sedang menyusui, kemudian ketika ditanya, ia butuh bekal buat anaknya, untuk membeli Susu saja dia sudah tidak punya uang. Dan ia berharap gajinya di bayar hari ini," tuturnya sambil meneteskan air mata.
Selanjutnya kata Dadeng, sampai saat ini seluruh buruh masih menunggu komitmen yang di sampaikan ketua DPRD saat hari rabu, 23 Januari 2019 kemarin. "Beliau menyatakan apabila hari ini tidak gajian maka akan melakukan penjualan aset perusahaan, dan Kami semua menunggu komitmen tersebut," kata dia.

Lebih lanjut Dadeng menuturkan, sebetulnya yang lebih manyakitkan lagi sikap pihak pemerintah khususnya Bupati dan Disnakertrans yang seolah - olah mereka diam seribu bahasa, tidak ada upaya nyata atas persoalan yang ada.

"Untuk itu, apabila belum ada perkembangan, kami seluruh karyawan PT Sentosa akan menggeruduk dan menduduki kantor Disnakertrans dan Kantor Bupati Sukabumi," tegasnya.

Reporter : Fa'is