Tidak Selesaikan Tanggung Jawab, Kerjasama Jaya Trans-Indolakto Terancam Putus

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Tidak Selesaikan Tanggung Jawab, Kerjasama Jaya Trans-Indolakto Terancam Putus

REDAKSI
Selasa, 22 Januari 2019



SUKABUMI - Cek Update
Kerjasama antara perusahaan Ekspedisi PT. Putra Jaya Trans dengan PT. Indolakto yang telah terjalin lebih dari dua tahun terancam terputus, pasalnya perusahaan transportasi angkutan barang tersebut belum menyelasaikan tanggungjawabnya terhadap korban laka lantas yang terjadi 1 September tahun lalu.

Korban, Sundari (18), warga Kampung Cidahu RT 03/06 Desa Cisaat Kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi harus menjalani perawatan serius di Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo (RSCM) karena kaki kirinya terlindas truk kontainer dari PT. Putra Jaya Trans. Perawatan selama satu bulan satu minggu itu menimbulkan tagihan biaya yang nilainya cukup fantastis, mencapai 51 juta rupiah. Sementara PT. Putra Jaya Trans tidak menyelesaikan tanggung jawab untuk biaya pengobatan dengan alasan komunikasi yang kurang baik.

Menindaklanjuti hal tersebut, Pimpinan DPRD Kabupaten Sukabumi bersama Dinas Perhubungan dan Muspika Cicurug mengadakan pertemuan dengan PT. Indolakto dan PT. Putra Jaya Trans pada senin (21/01/19)  untuk memberikan teguran dan ultimatum agar PT. Jaya Trans dan PT. Indolakto menyelesaikan tanggung jawab terhadap korban dalam waktu 4 kali 24 jam.

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Agus Mulayadi, SE, MH mengatakan jika permasalahan tanggung jawab tidak diselesaikan maka dirinya akan meminta petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi untuk menghentikan kendaraan milik PT. Putra Jaya Trans yang keluar dari PT. Indolakto.

HRD PT. Indolakto Herman Syah Aspari kepada awak media mengungkapkan bahwa PT. Indolakto akan memberikan sangsi tegas jika perusahaan mitra kerjanya melakukan pelanggaran atau kelalayan.

"Setelah melakukan pertemuan dengan pihak DPRD dan pemerintah setempat kami diberi waktu selama 4 kali 24 jam untuk menangani hal tersebut, kemudian kami langsung berkoordinasi dengan  PT. Jaya Trans dan menegaskan untuk menyelesaikan segera dalam waktu yang telah ditentukan." Ungkap Herman saat ditemui dikantornya senin siang.

Herman berharap PT. Jaya Trans dapat menyelesaikannya dalam waktu kurang dari 4 kali 24 jam.

"Mungkin ini akan jadi peringatan serius terhadap vendor manapun yang bekerja sama dengan perusahaan kami, jika ada pelanggaran dan kelalayan kami akan memandang serius kerjasama perusahaan mereka dengan kami." Tegas Herman.

Di tempat yang sama pihak dari PT. Putra Jaya Trans mengakui bahwa kejadian laka lantas pada september tahun lalu merupakan kelalaian dan kesalahan dari supir dan pihak Jaya Trans akan menyelesaikannya sesuai dengan kemampuhan.


Reporter : Yudi Prangga