CDB Pertahankan Maximus, Warga Ancam Laporkan Kasusnya Ke Polisi

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

CDB Pertahankan Maximus, Warga Ancam Laporkan Kasusnya Ke Polisi

REDAKSI
Selasa, 26 Februari 2019



SUKABUMI - Cek Update
Ratusan warga masyarakat Desa Pondokaso terus mendesak agar Oknum HRD PT Cipta Dwi Busana (CDB) yang berlokasi di Jalan Raya Cidahu, Desa Pondokaso Tonggoh, Kecamatan Cidahu, (Maximus) dapat di keluarkan dari perusahaan. Bahkan perwakilan warga mengancam apabila masih dipertahan, maka akan membawa semua kasusnya ke ranah hukum.

Hal tersebut di ungkapkan Koordinator sekaligus penanggung jawab aksi, Elan Maulana bahwa, warga pasti melaporkan Maxsimus ke pihak Kepolisian dengan berbagai bukti serta saksi yang sudah di siapkan.

"Salah satu pelanggarannya yaitu bahwa, CDB ini sudah menjadi perusahan besar yang berdiri kurang lebih 12 tahun. Namun sayangnya masih menggunakan Peraturan Perusahaan (PP) padahal seharusnya pabrik ini sudah memakai Peraturan Kerja Bersama (PKB)," ungkapnya kepada awak media. Selasa (26/02).

Selanjutnya kata Elan, dalam PPnyapun ada satu  klausal yang menipu secara bahasa terkait Surat Edaran menteri yang sudah di cabut oleh MK dan Maximus menjadikan edaran tersebut sebagai SK. Yang akhirnya hak karyawan tidak diberikan.

"Selain itu ada karyawan yang memundurkan diri dengan baik - baik, seharusnya menerima uang 7 juta hingga 10 juta misalnya, kenyataannya dia hanya dikasih 600 ribu. Kemudian ketika ada karyawan yang sakit minta cuti juga malah disuruh memundurkan diri hingga akhirnya setelah dua hari karyawan tersebut meninggal," ketus Elan dengan nada kesal.

Sementara ketua Karangtaruna Rahmat Sofyan menambahkan bahwa, sebetulnya kami tidak mau membuka aib maximus dimuka umum, namun kata dia, karena pihak perusahan merasa bahwa maximus itu tidak salah. "Akhirnya kami buka kesalahan yang sudah ia lakukan selama ini," terangnya.

Kemudian kata dia, warga juga sudah siap ketika mereka minta buka bukaan data serta fakta yang kami dapat. "Oleh sebab itu ketika maxsimus masih dipertahankan, maka kami akan membawa kasus ini  ke ranah hukum dengan bukti - bukti serta saksi yang kami anggap sudah lebih dari cukup," tutupnya mengakhiri.

Hingga diturunkan berita ini pihak management belum dapat memberikan keterangan terkait aksi tersebut.

Reporter : Fa'is