Merasa Kasusnya Lamban Ditangani Polsek Kadupandak,Kades Sirnabakti Lapor Ke Polres Cianjur

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Merasa Kasusnya Lamban Ditangani Polsek Kadupandak,Kades Sirnabakti Lapor Ke Polres Cianjur

REDAKSI
Jumat, 01 Februari 2019



CIANJUR - Cek Update 
Kepala Desa (Kades) Sinarbakti Kecamatan Cijati Kabupaten Cianjur, Mustaram yang dianiaya salah seorang warga Ciparay bernama Engkus alias Endut, melaporkan ke Jajaran Polres Cianjur.

Mustaram mengatakan, pihaknya melakukan pelaporan ke Polisi Resort (Polres) Cianjur tersebut, karena sebelumnya penanganan dari polsek Kadupandak dinilai lambat dan terkesan tidak ada tindakan.

"Kami sudah beberapa kali melakukan laporan ke Polsek Kadupandak, namun sampai saat ini belum ada tindakan lanjutnya, jadi kami langsung melaporkan kejadian penganiayaan itu ke Polres Cianjur agar segera ditangani," tuturnya saat dihubungi melalui telepon selular kemarin Kamis (31/1).

Mustaram mengatakan, kejadian tersebut bermula saat dirinya sedang bersilaturahmi dikampung Ciparay di rumah salah satu tokoh agama (Kyai), mendengar teriakan warga lain yang meminta tolong yang kemudian langsung Kades mendatangi lokasi tersebut.

Namun entah kenapa tiba-tiba dari belakang Koswara (Endut) dengan sengaja memukul bagian punggung Kades, dengan menggunakan sebuah benda berjenis kayu dan tanpa berdaya Mustaram terjatuh.

"Saat sudah terjatuh pun endut tidak berhenti memukul, saya tidak tahu alasannya kenapa saya dipukul. Selain itu, kondisi Endut pun masih menjadi pertanyaan warga lainnya, gila apa tidak," bebernya.

Atas kejadian tersebut,pihaknya langsung membuat laporan ke Polisi Sektor (Polsek) Kadupandak, agar yang bersangkutan segera diamankan. Namun entah kenapa pihak polsek tidak menindaklanjuti bahkan seolah enggan mengamankan pelaku penganiyaan tersebut.

"Akibat tidak ada tindakan lanjut dari Polsek Kadupandak, untuk mengamankan pelaku (Endut), kami tidak bisa memendung massa dan terjadi lah pemukulan aksi massa terhadap pelaku Endut," kata dia.

Pihaknya langsung memerintahkan perangkat Desanya,untuk segera mengamankan Endut agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Masa pun akhirnya bisa ditangani dan Endut dilarikan ke Rumah Sakit agar mendapat pertolongan.

"Buntut dari lambatnya penanganan dari pihak polsek kadupandak, terjadilah aksi amuk massa," paparnya

Namun, lanjut Muastaram, pihaknya menyayangkan hal ini terjadi. Pihaknya juga mendapat laporan bahwa pelaku atau korban amuk massa melakukan pelaporan balik ke pihak polres Cianjur, tetapi hal ini terjadi akibat polsek Kadupandak yang tidak merespon setiap pelaporan.

"Kalau dari pihak Polsek Kadupandak langsung respon hal ini tidak mungkin terjadi," katanya.

Mustaram berharap, pihak Polres Cianjur menindak lanjuti perkara tersebut, agar tidak terjadi kembali aksi amuk massa dan main hakim sendiri.

"Saya mewakili warga Desa meminta agar polres Cianjur segera proses permasalahan ini, dan menghimbau agar para polsek respon dalam setiap laporan dari warga," pungkasnya.

Reporter : Dedy