Lestarikan Lingkungan, Repnas Gelar Penanaman 1000 Pohon

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Lestarikan Lingkungan, Repnas Gelar Penanaman 1000 Pohon

REDAKSI
Sabtu, 23 Maret 2019



SUKABUMI - Cek Update
Relawan Pengusaha Muda Nasional (REPNAS) untuk Jokowi-Ma'ruf mengelar kegiatan Penanaman Bibit Pohon di Taman Nasional Halimun Gunung Salak dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Antariksa Resort, Desa Cidahu – Sukabumi, Jawa Barat dari tanggal 22 sampai 23 Maret 2019.

Kegiatan ini dihadiri oleh para relawan dari REPNAS Pusat, REPNAS DKI, REPNAS Bogor, Mahasiswa dari Jakarta dan MAPALA UKI kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian REPNAS terhadap masalah lingkungan dan kesehatan.

Dalam kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Dewan Pembina Repnas Bahlil Lahadalia, Ketua Repnas Nasional Eka Sastra, Bendahara Repnas Nasional Afan Anugroho, dan Sekretaris Repnas Nasional Yuke Yurike.  

Menurut Ketua Repnas Nasional Eka Sastra menuturkan kegiatan Penanaman bibit pohon ini bertujuan untuk melestarikan lingkungan hidup agat lebih terjaga dan terpelihara habitat di Taman Nasional Halimun Gunung Salak.

"Kita bisa banyak melihat begitu banyak bencana terjadi baik longsor, banjir dan lain-lain salah satu masalah kita dalam penanganan lingkungan kita tidak dapat merawat lingkungan dengan baik, kami menanam pohon, membersihkan dan kami sadar ini akan mewariskan kepada generasi berikutnya, " ungkapnya.

Dari dulu REPNAS (Gabungan Pengusaha Muda Nasional) bukan persoalan pilpres tapi persoalan bangsa kita apakah bisa lebih maju atau tidak makanya kita dukung pak Jokowi.

"Secara langsung tidak tapi hari ini kita tidak membawa atribut apa-apa, kita hanya menanam pohon demi kelestarian lingkungan hidup, " ujar Eka.

Sementara itu menurut Ugur gursala, kepala Resort Kawah Ratu menuturkan dirinya sangat mendukung kegiatan Penanaman bibit pohon yang dilakukan Repnas.

"Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat bagus sekali artinya bahwa masyarakat sudah banyak yang peduli, alhamdulillah ini untuk yang kesekian kalinya penanaman bibit pohon demi menjaga kelestarian alam, " katanya.

Ugur pun menambahkan, pihak resort melakukan Penutupan dari pertengahan Desember dimaksudkan pemulihan ekosistem, "Ini berlaku di seluruh Indonesia agar gunung memulihkan sendiri jalur-jalur yg udah terbuka dan rusak oleh aktivitas manusia, pendakian masih ditutup sampai 1 April," tambahnya.

Dirinya pun mengimbau kepada seluruh pendaki agar selalu menjaga kebersihan, " Himbauan dari kami agar para pendaki membawa kembali sampah yang dibawanya karena gunung kita bukan tempat sampah, " pungkasnya.

Reporter : Anry Wijaya (Jack)